Donggala – Javanewsonline.co.id | Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di wilayah Kabupaten Donggala telah berlangsung sejak bulan Juli hingga September 2023. ANBK adalah inisiatif yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dengan mendokumentasikan setiap aspek dari proses pembelajaran di satuan pendidikan. Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah, Hairun S Pd M Pd berbicara tentang hal ini dalam wawancara pada Selasa (31/10).

Sebanyak 2.887 peserta dari 97 sekolah di wilayah Kabupaten Donggala telah berpartisipasi dalam ANBK, termasuk peserta dari SMP Negeri dan SMP Swasta. Dari jumlah tersebut, 1.373 adalah peserta laki-laki, dan 1.375 adalah peserta perempuan di SMP Negeri, sedangkan SMP Swasta mengirimkan 80 peserta laki-laki dan 59 peserta perempuan. Total sampling peserta ANBK mencapai 2.748 peserta di SMP Negeri dan 139 peserta di SMP Swasta.

Asesmen Nasional (AN) merupakan sebuah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang bertujuan untuk memetakan mutu sekolah serta menjadi salah satu tonggak penting dalam dunia pendidikan. AN ini bukanlah sebuah ujian yang menentukan kelulusan peserta didik, tetapi bertujuan untuk mendorong pengembangan kompetensi dan karakter siswa.

Hairun menyampaikan keyakinannya bahwa para siswa mampu mencapai prestasi terbaik mereka dalam pelaksanaan ANBK ini, dan hasilnya diharapkan akan menjadi dasar untuk perbaikan pembelajaran di wilayah Kabupaten Donggala. Ia juga berharap hasil dari ANBK ini akan membanggakan sekolah dan orang tua peserta.

Ia menjelaskan perbedaan antara ANBK dan Ujian Nasional (UN), serta persyaratan peserta yang terpilih untuk mengikuti ANBK. Peserta dipilih secara acak, harus terdaftar dalam pangkalan dapodik atau EMIS, memiliki nomor induk siswa nasional yang valid, merupakan perwakilan peserta didik kelas VIII, memiliki laporan penilaian hasil belajar semester ganjil dan genap saat berada di kelas VII, jumlah peserta didik maksimal 45 orang dengan cadangan 5 orang, dan tidak ada penggantian peserta didik setelah daftar nominasi tetap diterbitkan.

Hairun juga mengungkapkan jadwal pelaksanaan ANBK yang telah berlangsung sejak bulan Juli tahun 2023. Kegiatan ini mencakup berbagai tahap, mulai dari simulasi hingga pelaksanaan resmi ANBK, dengan tujuan untuk memastikan kesiapan peserta.

Sebagai Kabid SMP Donggala, Hairun menyampaikan harapannya bahwa peserta didik di Kabupaten Donggala akan berhasil dalam pelaksanaan ANBK 2023 dan mengukir prestasi gemilang dalam dunia pendidikan. Semoga upaya mereka dalam ANBK ini akan membawa kebanggaan bagi sekolah dan keluarga mereka. (Sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.