Makassar – Javanewsonline.co.id | Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bakal melakukan mutasi besar-besaran pejabat Pemkot Makassar. Namun Danny masih mengkaji pelaksanaannya secara bertahap, karena dikhawatirkan akan ada potensi pejabat nonjob.


“Mutasi memang idealnya bersamaan. Tapi kalau bersamaan ada tingkat kesalahan bisa tinggi,” kata Danny kepada wartawan, usai Rapat Koordinasi di Balai Kota Makassar, Selasa (3/1).


Ia juga mengatakan bahwa kesalahan begini bukan kesalahan satu orang, orang yang masuknya di sini jadi salah, akhirnya salah lagi kita satu tahun. Di satu sisi, Danny mengaku mutasi secara bertahap juga ada konsekuensinya. Dampak yang dimaksud, ada pejabat yang bisa nonjob.


“Sebenarnya bagusnya kalau bertingkat. Tapi resikonya kalau bertingkat ada yang nonjob. Nonjob dulu baru dia dapat jabatan. Ada nonjob sekian hari. Itu masalahnya dan saya coba lihat itu,” paparnya.


Namun Danny memastikan, agenda mutasi akan bergulir Januari 2023. Dia memastikan sudah menyiapkan daftar nama, termasuk ada pejabat eselon II yang terdampak pergeseran posisi jabatan ini.


Danny mengatakan, persiapan mutasi pejabat ini akan dilakukan setelah perampungan administrasi di tiap SKPD. Pasalnya, dikhawatirkan dokumen pertanggungjawaban di tiap perangkat daerah terhambat jika pejabatnya diganti.


“Dua tiga hari selesai semua. Karena kalau saya ganti sekarang pertanggungjawabannya di ujung, tidak bisa ditanda tangan,” imbuhnya. (*Mirwan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.