Lamongan – Javanewsonline.co.id | Jalan rusak diwilayah Kabupaten Lamongan, menurut data dari Dinas PU Binamarga, ada 41 titik ruas jalan yang akan mendapat perbaikan maupun peningkatan pemeliharaan berkala.

Hal tersebut saat ini terus di genjot oleh pihak terkait, sesuai dengan program bupati dengan sebutan Jalan Mulus Lamongan (Jamula).

Seperti pada salah satu jalan poros kabupaten yang berada di wilayah kecamatan Kedungpring nguwok – Tlanak, yang masuk dalam tahap peningkatan maupun perawatan berkala, telah selesai dalam pengerjaan tahap pertama dengan pemadatan agregat lapisan A.

Kepala dinas PU Binamarga Sujarwo melalui Sefriana Mira selaku PPK, saat di temui di ruang kerjanya, pada Kamis (11/8) mengungkapkan kelanjutan pelaksanaan jalan poros kabupaten, Nguwok-Tlanak Kecamatan Kedungpring menurut Mira ada dua titik jalan poros kabupaten yang dapat anggaran perbaikan, yaitu jalan Kalen kedungpring.

“Benar mas Jalan Raya Nguwok Tlanak sudah usai pemadatan tahap pertama, sebenarnya ada kesalahan sedikit dari pihak pelaksana, tapi mereka sudah siap untuk memperbaikinya. Selain itu, di kecamatan ini ada juga perbaikan pada jalan poros kabupaten pada titik Desa Kalen menuju Kedungpring,” ungkap Mira selaku PPK.

Ia menambahkan, terkait jumlah anggaran perbaikan Jalan Poros Nguwok – Tlanak pada CV Maulana Jaya Sejahtera dengan nilai kontrak Rp 3.248.044,000 dan panjang 905×5 meter. Sementara pada titik kalen menuju Kedungpring pada CV Lingsis Nusantara dengan nilai kontrak Rp 610.881.000.

“Pada Jalan Nguwok – Tlanak itu nantinya akan dilakukan perbaikan dengan metode rabat beton (COR), sekarang sudah 25% pengerjaan. Sementara pada jalan Kalen menuju Kedungpring dilakukan perbaikan dengan menggunakan hot mig dengan panjang 600×5 meter sudah mencapai 15% juga dalam pengerjaannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, tiap hari selalu dilakukan evaluasi juga monitoring, baik di kantor maupun di lapangan. Walaupun menurutnya beberapa Minggu kemarin ia mengikuti kegiatan kompetisi pada tingkat provinsi, terkait aplikasi pelayanan publik pembuatan server aplikasi Sitjamila.

“Dinas PU Binamarga Kabupaten Lamongan meraih penghargaan top 10 terkait pembuatan server aplikasi pada gedung Diklat Provinsi Jawa timur, dengan nama Sistem Data Jalan Milik Lamongan (Sitjamila). Untuk sementara aplikasi masih dikunci, nanti kalau sudah maksimal pasti kita sampaikan kepada masyarakat,” terangnya.

Sekedar tambahan, Dinas PU Binamarga Lamongan juga telah meraih penghargaan top 5 kompetisi inovasi pelayanan publik Lamongan (Sinolla) pada tahun 2022 ini.

Ada juga aplikasi bernama Sirkel plus yang di sebut sistem informasi keluhan jalan dan jembatan yang di keluarkan oleh Dinas PU Binamarga Kabupaten Lamongan, guna menampung keluhan masyarakat terhadap permasalahan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan, yang dapat di akses selama 24 jam melalui aplikasi di akunsirkelplus.lamongan.go.id. (Dvk) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.