Karawang – Javanewsonline.co.id | Suasana halaman SMAN 1 Karawang pada Selasa, 16 September 2025, dipenuhi riuh tepuk tangan dan sorak-sorai siswa. Sekolah yang berdiri sejak 1959 itu merayakan hari jadinya yang ke-66 dengan menggelar pagelaran seni, kreasi siswa, hingga bazar kuliner khas daerah. Perayaan tahun ini mengusung tema “Atma Niskala SMANSaka Ngumbara” sebagai simbol semangat berkarya tanpa batas.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah IV Jawa Barat, Ketua Komite SMAN 1 Karawang, Ikatan Alumni yang diwakili Ketua Harian, serta sejumlah guru dari sekolah negeri di Karawang. Kehadiran mereka menjadi penanda dukungan luas terhadap upaya SMAN 1 memperkuat pendidikan karakter lewat seni dan budaya.
Mahardini Laksminingtyas, guru sekaligus pembina OSIS SMAN 1 Karawang, mengatakan peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. “Hari ini kami mengajak siswa untuk tampil, berkreasi, sekaligus mengenal lebih dalam budaya Jawa Barat. Semua angkatan, dari kelas satu hingga sepuluh, ikut terlibat,” ujarnya.
Rangkaian acara dimulai dengan tarian tradisional yang dibawakan kelompok siswa kelas X. Lalu, bergantian tampil vokal grup yang menyanyikan lagu-lagu daerah Sunda, pameran lukisan di atas kanvas, hingga bazar kuliner khas Karawang dan sekitarnya. Tak hanya itu, siswa juga menghadirkan produk kerajinan tangan, aksesori, sampai kosmetik buatan mereka sendiri. “Ada juga yel-yel khas tiap kelompok yang terinspirasi dari daerah di Jawa Barat,” kata Mahardini.
Kemeriahan bertambah ketika alumni lintas angkatan hadir dan bernostalgia. Bagi mereka, SMAN 1 bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan jati diri. Ikatan alumni berjanji terus mendukung program sekolah, termasuk memperluas akses siswa pada ajang seni dan budaya di tingkat provinsi maupun nasional.
Perayaan ulang tahun ke-66 ini juga menjadi momentum refleksi. Di usianya yang matang, SMAN 1 Karawang dituntut tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan generasi muda yang berkarakter dan mencintai akar budaya sendiri. “Harapan kami, SMAN 1 semakin solid, berkualitas, dan berprestasi, sambil menanamkan kecintaan siswa terhadap budaya Jawa Barat,” tutur Mahardini.
Dengan dukungan penuh guru, komite sekolah, dan alumni, SMAN 1 Karawang bertekad menjaga tradisi pendidikan yang membumi namun tetap terbuka pada perkembangan zaman. Pagelaran seni kali ini seolah menjadi bukti bahwa warisan budaya bisa menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkarya. (Zaenal M)

