Takalar — Javanewsonline.co.id | Kabupaten Takalar kembali mencuri perhatian publik nasional lewat keberhasilannya menggelar Panen Raya Ketahanan Pangan Rumput Laut yang dipusatkan di Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Rabu, 29 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia dan terhubung langsung dengan Presiden Joko Widodo melalui konferensi video dari Provinsi Lampung.

Untuk wilayah Sulawesi Selatan, Takalar menjadi lokasi utama pelaksanaan panen raya yang dipimpin langsung Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz. Turut hadir Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat pesisir setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Laksda Andi Abdul Aziz bersama Bupati Daeng Manye memanen langsung rumput laut di area budidaya pesisir Punaga yang selama ini menjadi salah satu sentra produksi terbesar di Takalar. Panen raya ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada nelayan dan keluarga pembudidaya rumput laut sebagai bentuk kepedulian sosial TNI AL terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengapresiasi langkah Kodaeral VI yang menjadikan Takalar sebagai salah satu titik utama pelaksanaan panen raya nasional tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AL merupakan wujud nyata sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

“Rumput laut adalah komoditas unggulan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat Takalar. Melalui kerja sama seperti ini, kita tidak hanya memperkuat sektor kelautan, tetapi juga memperluas dampaknya terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Daeng Manye dalam sambutannya.

Ia menambahkan, dukungan dari TNI AL menunjukkan bahwa penguatan ekonomi maritim bukan hanya tugas pemerintah daerah semata, tetapi menjadi bagian integral dari upaya menjaga kedaulatan dan kemandirian bangsa di sektor kelautan. “TNI AL tidak hanya menjaga laut dari ancaman luar, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun kesejahteraan,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodaeral VI, Laksda TNI Andi Abdul Aziz, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, potensi rumput laut di Sulawesi Selatan, khususnya Takalar, sangat besar dan dapat dikembangkan menjadi produk unggulan yang bernilai ekspor.

“Takalar memiliki potensi kelautan yang luar biasa. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa mendorong masyarakat pesisir untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas hasil budidaya,” kata Laksda Andi Abdul Aziz.

Acara panen raya tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antara jajaran TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir. Hadir pula Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, Kepala Kesbangpol Zubair, Kepala Dinas Perhubungan Sirajuddin Saraba, Camat Laikang Marwan, serta Kepala Desa Punaga Syarifuddin.

Dengan keberhasilan panen raya ini, Takalar kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penggerak utama ekonomi maritim di Indonesia Timur, terutama dalam pengembangan komoditas rumput laut yang menjadi tulang punggung ekonomi pesisir. (Syarifuddin)