Gowa — Javanewsonline.co.i | UPT Puskesmas Bajeng, Kabupaten Gowa, menggelar pertemuan lokakarya mini triwulan sebagai upaya evaluasi dan penguatan pelayanan kesehatan masyarakat, pada 2026.

Kegiatan yang berlangsung rutin setiap tiga bulan ini dipimpin Kepala Puskesmas Bajeng, Ilham, dan dihadiri Camat Bajeng, Achamad Rajab, bersama unsur forkopimcam, termasuk kepolisian dan TNI setempat.

Pertemuan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti kepala desa dan lurah, tenaga kesehatan, kader PKK, hingga bidan desa di wilayah kerja Puskesmas Bajeng. Lokakarya mini ini menjadi forum koordinasi sekaligus sarana evaluasi capaian program kesehatan di tingkat kecamatan.

Dalam forum tersebut, pihak puskesmas memaparkan data kondisi kesehatan masyarakat, kinerja pelayanan selama triwulan berjalan, serta perkembangan fasilitas kesehatan di desa-desa. Selain itu, disampaikan pula berbagai inovasi layanan kesehatan yang telah dan akan diterapkan.

Lokakarya ini juga menjadi ruang berbagi informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui pemerintah desa, terutama terkait penerapan pola hidup sehat, kegiatan posyandu balita dan lansia, hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Tak hanya itu, pertemuan turut membahas dukungan desa dalam program kesehatan lingkungan, seperti pelaksanaan Open Defecation Free (ODF) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Desa yang belum mencapai status ODF didorong untuk mempercepat pemenuhan sarana sanitasi, termasuk pengelolaan saluran pembuangan air limbah (SPAL).

Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan bersama puskesmas berharap sinergi lintas sektor semakin kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Lokakarya mini triwulan ini diharapkan mampu mendorong Puskesmas Bajeng menjadi fasilitas kesehatan yang unggul serta menjadi percontohan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di Kabupaten Gowa. (Syarifuddin)