Banyuwangi Javanewsonline.co.id | Dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian daerah aliran sungai, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi melalui Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Banyuwangi melaksanakan Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu). Program ini melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan untuk ikut serta merawat lingkungan, khususnya saluran air dan sumber mata air di wilayah setempat.

Kepala Korsda Banyuwangi, Puput Waskitoadi, melalui Admin Sekardadu, Olivia Agatha, menjelaskan bahwa Program Sekardadu merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang dijalankan di bawah koordinasi Dinas PU Pengairan. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya air di daerahnya.

“Sekardadu melibatkan pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan nyata di lapangan, seperti membersihkan saluran air, menanam pohon, dan menebar benih ikan di sekitar daerah aliran sungai. Kami ingin menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini,” ujar Olivia di Banyuwangi, Selasa (11/11/2025).

Libatkan 15 Sekolah

Sepanjang tahun 2025, Korsda Banyuwangi telah melaksanakan Program Sekardadu di 15 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan. Sekolah-sekolah tersebut meliputi MI Daruttarbiyah, MTs Daruttarbiyah, MTs Al-Qodiri 8, MA Al-Qodiri 8, SDN 1 Banjarsari, SMAN 1 Glagah, SMK PGRI 2 Banyuwangi, SMP Islam Al Qomar, MTsN 1 Banyuwangi, SDN 1 Boyolangu, SMPN 1 Giri, SMPN 1 Glagah, SDN 1 Bajulmati, SDN 2 Bajulmati, dan MTsN 12 Banyuwangi.

Setiap sekolah yang berpartisipasi mendapatkan pendampingan dari tim Korsda Banyuwangi untuk melaksanakan kegiatan perawatan saluran air di sekitar lingkungan sekolah. Para siswa diajak turun langsung ke lapangan, membersihkan saluran yang tersumbat, menanam pohon peneduh di bantaran sungai, dan menebar benih ikan sebagai simbol pemulihan ekosistem air.

“Anak-anak tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memahami secara langsung bagaimana pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air. Melalui kegiatan ini, mereka belajar tentang siklus air, pentingnya konservasi, serta bagaimana kebersihan sungai berpengaruh pada kehidupan masyarakat,” tambah Olivia.

Ciptakan Kader Lingkungan

Menurut Olivia, Program Sekardadu juga dirancang untuk mencetak kader lingkungan di kalangan pelajar. Kader-kader ini diharapkan menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing untuk terus mengampanyekan pentingnya menjaga sumber daya air.

“Tujuan akhirnya bukan hanya membersihkan sungai, tapi menanamkan kesadaran dan tanggung jawab. Kami ingin setiap peserta menjadi agen perubahan di sekolah dan masyarakat mereka,” katanya.

Korsda Banyuwangi menilai, pelibatan pelajar dalam program lingkungan merupakan strategi efektif untuk membangun kesadaran ekologis jangka panjang. Dengan keterlibatan generasi muda, diharapkan kebiasaan merawat lingkungan dapat menjadi budaya baru di Banyuwangi.

Menjaga Keberlanjutan Sumber Daya Air

Olivia menegaskan, kegiatan dalam Program Sekardadu tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Program ini akan terus dikembangkan dengan dukungan lintas sektor, termasuk pihak sekolah, komunitas lingkungan, dan masyarakat sekitar.

“Harapan kami, peserta didik memahami pentingnya merawat saluran air dan sumber mata air sebagai bagian dari menjaga keberlanjutan sumber daya air untuk masa depan,” ujarnya.

Program Sekardadu juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis pendidikan. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa pembangunan fisik berjalan beriringan dengan pembangunan kesadaran lingkungan.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan mewarisi bumi ini. Jika mereka sudah peduli sejak dini, maka kita optimistis Banyuwangi ke depan akan menjadi daerah yang lebih hijau dan lestari,” tutur Olivia.

Kegiatan Sekardadu mendapat apresiasi dari para kepala sekolah dan guru pendamping yang terlibat. Mereka menilai program ini memberi pengalaman berharga bagi siswa dalam memahami peran nyata menjaga kelestarian air dan lingkungan.

Hingga kini, Korsda Banyuwangi berkomitmen memperluas jangkauan Program Sekardadu ke lebih banyak sekolah pada tahun berikutnya, dengan target menyentuh seluruh kecamatan di Banyuwangi. “Ini bukan hanya program pemerintah, tapi gerakan bersama untuk masa depan lingkungan Banyuwangi,” pungkas Olivia. (TR)