Indramayu – Javanewsonline.co.id | PT Polytama Propindo bersama Wuhuan Engineering Co. Ltd. dan PT Enviromate Technology International menyosialisasikan rencana pembangunan Pabrik Polipropilena Balongan kepada masyarakat tiga desa penyangga atau ring satu di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi sekaligus memastikan proyek strategis itu mendapat dukungan masyarakat.

Sosialisasi berlangsung di Gedung PGRI Kecamatan Juntinyuat dan dihadiri perwakilan Desa Limbangan, Lombang, dan Tinumpuk. Hadir pula kepala desa beserta perangkat, unsur RT dan RW, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Kapolsek dan Koramil Juntinyuat.
Manajer Proyek Pembangunan, Irwan, mengatakan pembangunan pabrik dijadwalkan mulai berlangsung pada Agustus 2026. Karena itu, masyarakat perlu memperoleh informasi sejak awal agar memahami tahapan pekerjaan yang akan dilakukan, termasuk aktivitas pemancangan yang berpotensi menimbulkan kebisingan.
Menurut Irwan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting agar pelaksanaan proyek berjalan lancar. Ia berharap pemerintah desa dapat menyampaikan informasi kepada warga sehingga tidak terjadi kesalahpahaman selama proses konstruksi berlangsung.
Selain itu, Irwan menegaskan proses rekrutmen tenaga kerja akan diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah ring satu. Mekanisme perekrutan, kata dia, dilakukan melalui koordinasi dengan kepala desa masing-masing agar berjalan transparan dan tertib.
“Rekrutmen tenaga kerja dilakukan melalui satu pintu bersama kepala desa. Jika ada tenaga kerja dari luar wilayah ring satu, tetap harus berkoordinasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman karena proyek ini merupakan kepentingan bersama,” ujarnya.
Camat Juntinyuat, Ali Alamudin, mengapresiasi komitmen perusahaan yang membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sejak awal proyek. Ia berharap pelaksanaan pembangunan dapat memberikan manfaat ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal, baik yang memiliki keterampilan maupun yang belum memiliki keahlian.
Sementara itu, Kapolsek Juntinyuat, Iptu Trio Tirtana, mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, komunikasi yang baik antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah sehingga proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (Agus Riyanto)

