BANTAENG — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, meresmikan Desa Bonto Salluang di Kecamatan Bissappu sebagai Kampung Pancasila wilayah Kodim 1410/Bantaeng, Jumat (4/9/2026). Peresmian yang dipusatkan di Kantor Desa Bonto Salluang tersebut turut dihadiri oleh Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waaster Kasad) Bidang Renminter, Brigjen TNI Jamaluddin, yang bertindak sebagai Ketua Tim Penilai Kampung Pancasila Tingkat Nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng mengapresiasi jajaran Kodim 1410/Bantaeng serta TNI atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih karena Kabupaten Bantaeng terpilih menjadi salah satu Kampung Pancasila yang dinilai langsung oleh tim pusat. Kami menghadirkan seluruh OPD terkait untuk mendukung penuh aspek-aspek penilaian,” ujar Fathul Fauzy.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemkab Bantaeng dan TNI telah membuahkan berbagai hasil positif, di antaranya pembentukan 32 Koperasi Desa Merah Putih hingga pembangunan lima Jembatan Garuda guna menunjang aksesibilitas warga.

Sementara itu, Waaster Kasad Brigjen TNI Jamaluddin menjelaskan bahwa ajang Lomba Kampung Pancasila 2026 ini diikuti oleh 63 kampung terbaik dari seluruh Indonesia yang mewakili Kodam masing-masing. Kategori yang dinilai mencakup pembinaan ketahanan pangan, UMKM, Wirausaha Mandiri (Wandra), pembinaan Karang Taruna, hingga social media challenge.

“Diharapkan kampung ini dapat menjadi percontohan (leader) bagi wilayah lainnya untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” kata Jamaluddin.

Dandim 1410/Bantaeng, Letkol Arh Muh Husni Hidayat Muchlis, menambahkan bahwa Desa Bonto Salluang memiliki potensi besar di berbagai sektor ekonomi seperti pertanian dan perdagangan. Dukungan infrastruktur pun terus dimaksimalkan, termasuk penyelesaian pembangunan lima jembatan yang kini sudah rampung 100 persen. (Agus)