Takalar– Javanewsonline.co.id | Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih secara virtual pada Senin (21/7). Peresmian ini disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., di Kantor Kopdes Merah Putih, Desa Aeng Batu-Batu, Galesong Utara, Takalar.

Kopdes Merah Putih adalah wujud implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 yang mengamanatkan percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Kabupaten Takalar telah menjadi pelopor dengan terbentuknya Kopdes Merah Putih di seluruh 110 desa dan kelurahan di wilayahnya.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus, menegaskan pentingnya koperasi ini sebagai fondasi ekonomi lokal. “Ini bukan sekadar koperasi, tapi simbol kemandirian ekonomi desa. Kita bangun dari bawah, berbasis potensi rakyat seperti nelayan, petani, dan pelaku UMKM,” ujarnya penuh semangat.

Kopdes Merah Putih di Aeng Batu-Batu menunjukkan model koperasi yang terintegrasi. Mereka telah menyediakan berbagai kebutuhan dasar melalui gerai yang lengkap, mulai dari pangkalan elpiji, apotek, pupuk, alat mesin pertanian (alsintan), hingga agen bank dengan sistem pembayaran QRIS. Tak hanya itu, koperasi ini juga berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam mendistribusikan bahan pokok, alat tulis sekolah, serta menyediakan berbagai layanan penting bagi warga.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dengan menyerahkan bantuan tunai senilai Rp 20 miliar. Selain itu, bantuan berupa kapal nelayan, ayam petelur, dan modal usaha turut diberikan sebagai upaya penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.

“Saya bangga melihat semangat ibu dan bapak desa di Takalar. Kopdes Merah Putih bisa jadi role model bagi Sulawesi Selatan,” tutur Gubernur.

Setelah acara peluncuran, Gubernur dan Bupati meninjau langsung kantor Kopdes serta fasilitas layanan masyarakat yang telah beroperasi, melihat langsung dampak positif keberadaan koperasi ini bagi masyarakat setempat. (Muhammad Rusli)