Pinrang – Javanewsonline.co.id | Meja rapat Bupati Pinrang, Selasa (17/6) kemarin, jadi saksi bisu “perjodohan” dua kepala daerah. Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid kedatangan tamu istimewa dari ujung utara Kalimantan, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri. Bukan sekadar silaturahmi, tapi ada kesepakatan besar yang diteken: perjanjian kerja sama strategis.
Bupati Irwan Hamid menyambut hangat tamunya. Ia bersyukur komunikasi positif antar daerah ini bisa terjalin. Menurutnya, di tengah dinamisnya pembangunan, kolaborasi lintas daerah itu penting banget.
“Kita bisa saling melengkapi,” mungkin itu inti pesan dari Bupati Pinrang. Ia membeberkan jurus andalan Pinrang: pabrik rumput laut terbesar se-Asia! Pabrik ini butuh pasokan bahan baku melimpah. Nah, pas banget, Nunukan dikenal sebagai sentra penghasil rumput laut berkualitas. Jelas, ini peluang emas buat Nunukan.
Tak cuma rumput laut, sektor pertanian Pinrang juga jadi sorotan. Dengan 52 ribu hektar lahan pertanian, dan 49 ribu hektar di antaranya sudah pakai irigasi canggih, Pinrang jadi lumbung pangan nasional. Tiap tahun, produksi berasnya selalu surplus.
“Saya berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor yang dibahas saat ini, tetapi dapat dikembangkan lebih luas lagi ke sektor-sektor potensial lainnya yang bisa saling menguntungkan kedua daerah,” tutup Bupati Irwan.
Sambutan tak kalah antusias datang dari Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri. Ia setuju kalau kerja sama lintas daerah itu vital buat saling menyokong pembangunan. Apalagi, kalau kedua daerah punya potensi dan kebutuhan yang bisa klop.
“Kami sangat terbuka dan berharap agar kerja sama ini dapat diperluas ke sektor-sektor lain sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat di kedua daerah,” ujarnya, mengamini harapan Bupati Pinrang.
Kolaborasi ini bisa jadi angin segar, bukan cuma buat petani rumput laut dan sawah, tapi juga buat ekonomi daerah secara keseluruhan. Tinggal tunggu saja, kerja sama macam apa lagi yang bakal muncul dari “perjodohan” Pinrang dan Nunukan ini. (Syass)

