Magetan – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Magetan terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Pada tahun anggaran 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Cipta Karya mulai mengerjakan proyek peningkatan saluran drainase di Kecamatan Maospati, tepatnya di depan Kampus Unesa.
Proyek tersebut mencakup pembangunan drainase baru sepanjang 209 meter, ditambah konstruksi di sisi kanan sepanjang 61 meter. Pekerjaan ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Magetan tahun 2025.
Pembangunan drainase bertujuan mengoptimalkan aliran air, mengurangi risiko genangan, serta melindungi badan jalan dari kerusakan akibat intensitas hujan tinggi. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari program penataan kawasan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Magetan, Rokhmat Zainuddin, ST., MT., menjelaskan bahwa drainase lama di wilayah tersebut sudah tidak mampu menampung aliran air secara efektif.
“Pembangunan peningkatan saluran drainase ini dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp847.280.000. Nomor kontrak CK.PL.DRAINASE.3/11/KONST/403.104/IX/2025, dengan waktu pengerjaan selama 90 hari kalender,” kata Rokhmat, Selasa (9/12/2025).
Menurut dia, perbaikan ini penting untuk memastikan aliran air hujan tertangani dengan baik tanpa memicu kerusakan jalan atau mengganggu aktivitas warga. Dengan infrastruktur yang lebih tertata, risiko genangan, erosi, hingga potensi bahaya bagi pengguna jalan dapat ditekan.
Pekerjaan dilakukan di ruas Jalan Maospati–Barat, Kecamatan Maospati. Pelaksanaan konstruksi dipercayakan kepada CV Lembah Bahari, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Pandega Raya untuk memastikan kualitas sesuai standar teknis.
Rokhmat menekankan bahwa drainase yang berfungsi optimal merupakan komponen esensial dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
“Harapannya, fungsi drainase dapat berjalan maksimal terutama saat musim penghujan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dengan pembangunan infrastruktur lingkungan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Magetan menargetkan terciptanya kawasan permukiman yang lebih aman dari ancaman banjir dan kerusakan jalan. (Rend)

