Kotabaru –Javanewsonline.co.id |Perkelahian antara dua pria yang diketahui telah lama saling mengenal berakhir dengan aksi penganiayaan di Jalan Singabana, Gang Sebatung RT 07, Kotabaru, Sabtu sore (22/11/2025). Korban berinisial MF mengalami sejumlah luka serius akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh pelaku berinisial M.

Peristiwa ini dipicu oleh persoalan yang telah berlangsung selama dua hari, sejak Kamis, dan sempat berlanjut melalui percakapan di aplikasi WhatsApp. Kepada pihak rumah sakit, MF menuturkan bahwa sebelum insiden terjadi, ia dan M sempat terlibat pembicaraan melalui telepon. Percakapan itu turut didengar oleh kakak perempuan MF, Hani.

Dalam percakapan tersebut, M menanyakan keberadaan MF. Korban menjawab bahwa ia berada di rumah dan berniat menuju Langgar Darussalam untuk melaksanakan salat. Saat MF berjalan menuju langgar dan tiba di pertigaan Gang Sebatung RT 07, ia berpapasan dengan M.

Pertemuan itu langsung berubah menjadi perkelahian. MF mengaku tidak menyangka M membawa pisau dan tiba-tiba menyerang. “Saya sempat mencoba membela diri dengan sebatang kayu yang ada di lokasi, tapi saya jatuh karena kaki yang keseleo akibat kerja,” ujar MF.

Saat MF terjatuh, pelaku diduga memanfaatkan keadaan untuk melancarkan serangan menggunakan pisau. Usai perkelahian, MF berjalan menuju Langgar Darussalam dalam kondisi berlumuran darah. Warga sekitar dan Kepala Desa Sebatung Tajudin Noor yang sedang berada di langgar melihat kondisi korban. Tajudin kemudian meminjamkan motor kepada warga untuk membawa korban ke Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra (PJS) Kotabaru.

Korban mengalami sejumlah luka robek di kedua lengan dan kepala, hingga harus menjalani operasi. Saat ini MF masih menjalani perawatan intensif di RS PJS Kotabaru. Ketua RT 07 Gang Sebatung, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut, namun mengaku tidak melihat langsung proses perkelahian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku M telah menyerahkan diri ke Polres Kotabaru tak lama setelah kejadian. Kasat Reskrim Polres Kotabaru, AKP Soqib, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.” (Lana)