Takalar, Sulawesi Selatan – Javanewsonline.co.id | Menjadi saksi sebuah momen bersejarah saat Kantor Desa Kadatong diresmikan sebagai aset desa dengan gemerlap pengguntingan pita pada Senin, (16/10). Inilah kisah perjuangan yang panjang dan harapan yang akhirnya menjadi kenyataan.
Bupati Takalar yang memegang peran sebagai Penjabat (Pj.) Bupati, Dr. Setiawan Aswad, M. Dev. Plg, memimpin prosesi peresmian dengan tulus. Baginya, momen ini tidak hanya sekadar ritual formal, melainkan simbol penting dalam membangun peradaban pemerintahan yang bermakna.

Proses peresmian tak hanya mencakup pengguntingan pita yang meriah, tetapi juga penyerahan akta hibah secara simbolis oleh Pj. Bupati Takalar kepada Kepala Desa Kadatong. Langkah ini memastikan bahwa kantor desa tersebut menjadi aset yang sah dan dimiliki oleh masyarakat Desa Kadatong.
Dalam momen yang penuh haru ini, Kepala Desa Kadatong, Abd. Rauf, tidak bisa menyembunyikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah daerah. Selama lebih dari satu dekade, sejak tahun 2010 hingga 2023, kantor desa ini menjadi pusat polemik, sengketa, dan pertanyaan. Namun, dengan kerja sama semua pihak, termasuk Inspektorat dan Camat, hal-hal yang berkaitan dengan kantor desa Kadatong telah diurus dengan teliti, menghasilkan penyelesaian yang akhirnya mengantar peresmian ini.
Abd. Rauf berbicara dengan suara penuh harap dan keyakinan. Dia menjelaskan, “Sebelumnya kantor desa ini menjadi polemik karena ada yang mengklaim bahwa kantor desa tersebut bukan aset pemerintah. Tetapi karena kerjasama kita semua, hari ini bisa diresmikan dan dihibahkan kepada Pemerintah Desa.”
Kepala Desa menyatakan terima kasih kepada semua yang telah mendukung proses ini, dan dengan demikian, menjadi pelaku sejarah yang menjadikan kantor desa ini aset desa yang sah.
Pj. Bupati Takalar, dalam pidato hangatnya, menggarisbawahi betapa pentingnya kerja sama dan keterbukaan pikiran demi kepentingan bersama. Peresmian kantor desa bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah visi besar. Dia menjelaskan, “Dengan diresmikannya kantor desa ini, menjadikannya sebagai simbol membangun peradaban pemerintahan. Pemerintahan harus menjadi pintu kebaikan bagi masyarakat, dengan pemerintahan kita dapat memajukan kehidupan secara bersama-sama sehingga dapat memperbaiki kehidupan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.”
Pj. Bupati Takalar, seolah menggambarkan visi yang membawa harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat, juga berpesan bahwa peresmian kantor desa ini akan memberikan pelayanan yang lebih baik dan cepat. Ini adalah langkah awal untuk mendukung kelancaran di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Tidak hanya kata-kata, Pj. Bupati juga menghadirkan tindakan nyata. Dalam peresmian tersebut, dia menyerahkan secara simbolis 22 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) serta 230 dus pupuk organik kepada masyarakat yang menerimanya. Inilah suatu simbol nyata dukungan pemerintah untuk pertanian dan ketahanan pangan, mengukir senyum di wajah para petani.
Peresmian Kantor Desa Kadatong bukan hanya peristiwa formal, melainkan sebuah cerita tentang kerja sama, kesabaran, dan harapan. Semoga kantor desa yang resmi menjadi aset desa ini akan menjadi landasan yang kokoh untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Takalar. (Mansyur/Humas Kominfo)

