Jember – Javanewsonline.co.id | Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto mengikuti rapat koordinasi dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, membahas mengenai evaluasi penerapan PPKM Level 3-4 di Jawa Timur, Minggu malam (25/7).

Rapat tersebut diadakan secara daring dan dalam kesempatan itu Bupati Hendy Siswanto memaparkan evaluasi PPKM Level 3 di Kabupaten Jember dan menyampaikan posisi terakhir, hanya ada 2 kecamatan yang oranye, yang lain seluruhnya merah.

Pemerintah Jember juga membentuk Posko Covid-19 diseluruh desa sebanyak 248 desa,  dimana setiap desa wajib menyediakan minimal 5 tempat tidur untuk isolasi mandiri.

“Kami juga menyiapkan tenda darurat untuk tambahan tempat tidur di beberapa rumah sakit di antaranya RSD dr Soebandi, Balung, Kalisat dan RS Paru,” ucapnya.

Bupati Hendy juga menyampaikan, saat ini Pemkab Jember juga menyiapkan tempat isoman terpusat di Hotel Kebonagung dengan kapasitas mampu menampung 126 orang pasien.

“Untuk vaksinasi kami layani di faskes, yaitu 50 puskesmas dan 13 rumah sakit dan mall. Kami juga jemput bola dengan tenaga kesehatan sebanyak 115 dokter, 220 perawat, 159 bidan. Total yang sudah di vaksin tahap pertama ada 202.147 orang dan tahap kedua ada 164.191 orang,” lanjut Hendy.

Selain itu, Hendy telah mempersiapkan BTT sebesar Rp 83 miliar. Anggaran tersebut akan dibelanjakan untuk paket bantuan sosial bagi seluruh warga tidak mampu terdampak Covid-19, yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah.

Dia menjelaskan, setiap paket bantuan senilai Rp 250.000 dengan rincian setiap paket berisi uang tunai Rp 100.000 dan sembako senilai Rp 150.000. Bansos ini akan dibagikan kepada 100.000 rumah atau kepala keluarga dengan target selesai maksimal pertengahan Agustus 2021 mendatang. (Dilla) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.