Madiun – Javanewsonline.co,.id | Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah tegas menyongsong perayaan Idul Fitri dengan menggelar Pasar Murah di Alun-alun Caruban. Langkah ini diambil sebagai strategi menghadapi potensi inflasi jelang perayaan besar umat Islam tersebut.
Pasar Murah yang akan berlangsung selama dua hari, mulai besok hingga Rabu, menawarkan beragam bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Diantaranya beras, minyak goreng, mie instan, dan sayuran segar. Selain itu, produk lokal dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta hasil pertanian lokal juga turut dipasarkan seperti kripik, mie olahan, roti kaleng, sirup, dan beras.
Agus Suyudi, Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkop-UM) Kabupaten Madiun, menjelaskan bahwa Pasar Murah ini mampu menawarkan harga lebih rendah dibandingkan dengan harga pasar reguler. Hal ini dapat terwujud berkat subsidi pemerintah untuk beberapa komoditas, termasuk gula.
“Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga dan menjaga stabilitas harga di wilayah Kabupaten Madiun selama periode penting ini,” ujar Agus Suyudi pada hari Senin (25/3/2024).
Lebih lanjut, Agus Suyudi menegaskan harapannya bahwa Pasar Murah ini dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dalam menyambut Idul Fitri. Dengan tersedianya Pasar Murah, diharapkan warga dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan nyaman, tanpa kekhawatiran akan beban biaya kebutuhan dasar yang meningkat.
“Kami berharap dengan adanya Pasar Murah ini, dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka dan menjaga stabilitas harga di Kabupaten Madiun menjelang perayaan Idul Fitri,” pungkas Agus Suyudi. (YW)

