Gowa – Javanewsonline.co.id | Pada Rabu, 26 Februari 2025, SMP Negeri 2 Bajeng, Kabupaten Gowa, menggelar pameran dan pagelaran seni bertajuk Seni Budaya Mengali Tradisi Makassar. Acara ini dilaksanakan di ruang edukasi kelas dan dihadiri oleh seluruh siswa kelas IX yang telah memilih jenis seni yang akan dipraktikkan, mulai dari seni tari, pepeka, hingga seni budaya angaruh.

Pagelaran seni yang melibatkan empat kelas ini berlangsung meriah, dengan siswa menunjukkan keterampilan seni yang telah mereka pelajari selama ini. Setiap tahun, SMP Negeri 2 Bajeng rutin mengadakan acara serupa, sebagai wadah untuk mengembangkan potensi seni budaya di kalangan siswa.

Tahun ini, seni tari dan angaruh dipertunjukkan di panggung utama, sementara untuk seni pepeka dan seni budaya lainnya dilaksanakan di ruang kelas.

Ketua panitia acara, Chaidir, yang merupakan siswa kelas IX A, mengatakan bahwa pameran dan pagelaran seni ini juga menjadi bagian dari penilaian untuk mata pelajaran seni budaya.

Selain itu, kegiatan ini didukung penuh oleh guru-guru dan orang tua siswa yang turut berperan dalam kelancaran acara.

Kepala SMP Negeri 2 Bajeng, Syarifuddin, S.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan guru yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini.

“Saya sangat bangga dengan seluruh siswa-siswi SMP Negeri 2 Bajeng yang menunjukkan kemampuan seni yang luar biasa. Pagelaran seni ini bukan hanya sebagai ajang kreativitas, tetapi juga sebagai wadah untuk melestarikan dan mengenalkan tradisi budaya Makassar,” ujar Syarifuddin.

Beliau juga menyampaikan rasa syukurnya atas kesuksesan acara tersebut. “Alhamdulillah, pagelaran seni berjalan dengan sukses dan lancar sesuai rencana dan harapan.

Kegiatan ini akan terus kami laksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya lokal,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, SMP Negeri 2 Bajeng berharap dapat terus mengembangkan potensi seni budaya di kalangan siswa, serta memperkenalkan nilai-nilai tradisional yang kaya akan kearifan lokal kepada generasi muda. (Syarifuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.