Takalar – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Takalar meluncurkan inovasi aksi perubahan OASIS PRIMA (Optimalisasi Asitensi Perencanaan Bappelitbangda) pada Rabu (4/10). Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan di kabupaten Takalar.

OASIS PRIMA terdiri dari dua layanan utama, yaitu ruang coaching clinic di Bappelitbangda dan tim satgas perencanaan di 38 OPD. Ruang coaching clinic menyediakan layanan pendampingan dan konsultasi bagi OPD dalam penyusunan dokumen perencanaan. Tim satgas perencanaan di OPD berperan sebagai penghubung antara Bappelitbangda dan OPD dalam proses penyusunan dokumen perencanaan.
“Dengan OASIS PRIMA, penyusunan dokumen perencanaan menjadi lebih mudah, sistematis, terkontrol, dan tepat waktu,” kata Hj. Herlina, Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten Takalar selaku reformer OASIS PRIMA.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Takalar, Rahmansyah L, berharap OASIS PRIMA dapat menjadi program atau inovasi untuk OPD. Ia menyayangkan jika aksi perubahan hanya akan menjadi kertas yang menumpuk dan tidak digunakan.
“Kami mengapresiasi atas aksi perubahan yang dilakukan reformer, bahwa inovasi yang dilakukan oleh peserta PKA memiliki poin yang layak untuk dikembangkan menjadi implementasi program pemerintah daerah,” kata Rahmansyah.
Manfaat OASIS PRIMA
OASIS PRIMA memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan pembangunan
- Mempercepat proses penyusunan dokumen perencanaan
- Meningkatkan efisiensi anggaran
- Meningkatkan kinerja OPD
Implementasi OASIS PRIMA
OASIS PRIMA telah diimplementasikan di beberapa OPD di Kabupaten Takalar. Hasilnya, penyusunan dokumen perencanaan menjadi lebih mudah dan cepat.
“Dengan OASIS PRIMA, kami dapat menyusun dokumen perencanaan dalam waktu yang lebih singkat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Drs. H. Abd. Rahman, M.M.
Pada intinya OASIS PRIMA merupakan inovasi yang tepat untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di Kabupaten Takalar. Inovasi ini telah terbukti dapat meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan, mempercepat proses penyusunan dokumen perencanaan, dan meningkatkan efisiensi anggaran. (Muhammad Rusli/*)

