Jayapura – Javanewsonline.co.id | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Musyawarah daerah (Musda) serentak di Papua dan Papua Barat. Musda PAN di Papua diikuti oleh 28 dari 29 Kabupaten/Kota yang dilaksanakan pada hari Selasa (16/03/2021), di Hotel Horison Kotaraja Jayapura.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Papua, Abock Busup S.Th MA mengatakan, dalam masa Pandemi Covid-19, Musda PAN serentak untuk pertama kalinya diikuti oleh 28 dari 29 Kab/Kota se Provinsi Papua dan dibuka secara resmi oleh Dr H Zulkifli Hasan SE MM selaku Ketua Umum DPP PAN secara virtual.
“Karena sekarang masa pandemi Covid-19, sehingga Ketua DPP PAN tidak bisa datang ke Papua, kami DPW PAN juga tidak bisa datang ke masing-masing Kabupaten/Kota. Oleh sebab itu, Ketua Umum menginginkan Musda bisa dilakukan secara serentak,” ujar Ketua DPW PAN Papua.
Ia menjelaskan bahwa DPP PAN memutuskan untuk melaksanakan Musda satu kali, untuk menentukan Ketua di tingkat Kabupaten/Kota dan untuk susunan kepengurusan lainnya akan diberikan waktu 30 hari kedepan untuk melengkapinya.
“Setelah struktur kepengurusan di masing-masing DPD selesai, hasilnya akan dikirim ke DPW dan akan diteruskan ke DPP, baik secara tulisan melalui email maupun manual, yang akan kami bawa langsung untuk diterbitkan satu surat keputusan,” papar Abock Busup.
Abock Busup mengemukakan, bahwa sebelumnya untuk Surat Keputusan di tingkat DPD diterbitkan oleh DPW, tetapi setelah adanya Kongres di Kendari memutuskan untuk kewenangan ada di DPP.
“Target dari Ketua Umum DPP, setelah menyusun formatur ini, lalu mengirim SK, selanjutnya konsultasi untuk pemenangan Partai di Pemilu 2024, karena pemenangan Partai di 2024 ini juga sangat berpengaruh untuk pencalonan Bupati, Wali Kota dan Gubernur,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa Pemilu akan serentak dilaksanakan di tahun 2024, untuk Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif dilaksanakan di bulan Maret, kemudian Pilkada Gubernur, Bupati dan Wali Kota, akan dilaksanakan di bulan November pada tahun yang sama.
“Oleh karena itu, Partai kami juga harus ada persiapan secara matang, terutama dalam verifikasi Partai, karena kalau mau Pilkada serentak dan banyak partai di Indonesia, sehingga kami juga harus berhati-hati dalam merekrut pengurus di Partai,” tutur Abock Busup.
Dari 29 Kabupaten/Kota se Provinsi Papua, ada 20 DPD yang mengikuti secara langsung dilokasi kegiatan, kemudian 5 DPD di Nabire, 1 DPD di Kabupaten Supiori, 1 DPD di Kabupate Mimika, 1 DPD di Lanny Jaya dan ada 1 DPD yang tidak mengikuti yaitu di Kabupaten Nduga.
“Ketua untuk masing-masing DPD sudah diputuskan, tinggal menyusun kepengurusannya. Saya juga sudah minta untuk 30% perempuan, sehingga verifikasi Partai di 2024 sudah memenuhi syarat. Kami tidak mau terburu-buru dalam merekrut orang, untuk masuk dalam kepengurusan. Kami juga akan melakukan verifikasi secara baik,” ujar Abock Busup.
Tema pada Musda serentak perdana ini adalah “Matahari Tak Pernah Ingkar Janji”. Selaku Ketua Umum DPW PAN Papua, pihaknya mengatakan bahwa hasil perolehan PAN di Papua pada pemilu sebelumnya sudah memberikan hasil yang baik, untuk DPRD, DPRP, DPR RI, Bupati dan Wakil Wali Kota, sehingga Partai PAN akan terus bekerja untuk membangun Papua.
“Terkait target Partai PAN Papua dalam Pemilu di 2024, untuk DPR RI kita harus pertahankan 2 kursi, karena jangkauan DPR RI inikan harus bekerja keras, untuk DPR Provinsi dari 6 kami target menjadi 10 tambahin 4 saja, 4 itu juga realistis tidak jadi masalah, tetapi Dapil yang kami tidak dapat ini akan kami perjuangkan, agar bisa masuk, untuk DPRD Kab/Kota yang tadinya sekitar 60, turun jadi 40, kita akan rekrut anak-anak muda, sehingga bisa menambah kursi sesuai yang kita targetkan,” Kata Abock Busup. “Kalau pemilu Gubernur dilaksanakan pada tahun 2023, saya bisa jadi calon Gubernur.
Kenapa bisa jadi calon Gubernur, karena tiketnya sudah ada PAN 6 kursi, cuma dari aturan undang-undang Pemilu dilaksanakan di 2024, sehingga niat untuk menjadi calon Gubernur menunggu hasil Pileg 2024,” pungkasnya. (Takim)

