Oleh: Timan

Politeknik PIS Serang kian menegaskan diri sebagai kampus vokasi berdaya saing global, memadukan fasilitas modern, kurikulum terapan, dan jejaring internasional untuk mencetak lulusan siap kerja.

Riuh rendah langkah mahasiswa bercampur suara percakapan dalam berbagai dialek Nusantara menjadi pemandangan sehari-hari di Kampus Politeknik Piksi Input Serang (PIS). Berdiri di jalur strategis Serang -Cilegon, kampus vokasi yang telah memasuki usia 24 tahun ini bergerak cepat menjawab tuntutan zaman.

Sejak diberlakukannya Permendiksaintek Nomor 39 Tahun 2025 yang mendorong pendidikan vokasi Indonesia go global, Politeknik PIS menjadi salah satu kampus vokasi yang meresponsnya dengan lompatan ambisius.

Di tengah geliat pembangunan Provinsi Banten, kampus ini tampil sebagai lokomotif pendidikan terapan. Lulusan dari enam program studi baik jenjang sarjana terapan maupun diploma mulai mewarnai dunia kerja, tidak hanya di Serang dan Cilegon, tetapi juga hingga luar negeri.

Program sarjana terapan Rekayasa Pengamanan Siber (STr. RKS), Akuntansi Perpajakan (STr. AP), dan Bisnis Digital (STr. BD) menjadi magnet bagi calon mahasiswa baru yang kini semakin sadar akan kebutuhan kompetensi praktis di era digital.

Sementara program diploma tiga Manajemen Informatika, Akuntansi, dan Sekretaris Perusahaan tetap menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan jalur cepat menuju dunia kerja terapan.

Dari balik jendela gedung tiga lantai kampus 1, tampak barisan laboratorium yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa: laboratorium Rekayasa Keamanan Siber, Manajemen Informatika, dan Manajemen Bisnis. Keberadaan fasilitas ini menjadi denyut utama kampus yang sedang mengejar reputasi sebagai sentra pendidikan vokasi unggulan di Banten.

Letaknya yang berada di jalur warisan sejarah Anyer–Panarukan turut memberi warna tersendiri bagi kehidupan akademik, mempertemukan tradisi panjang Banten dengan ambisi global.

“Mahasiswa kami bukan hanya dipersiapkan untuk lulus, tetapi untuk bekerja di sektor yang tepat, baik di dalam negeri maupun internasional,” kata salah satu pengajar senior yang tengah mendampingi mahasiswa di laboratorium.

Dengan deretan dosen berkualifikasi doktor (S3) dan tenaga kependidikan yang mendapatkan kesempatan studi lanjut melalui beasiswa yayasan, kualitas pembelajaran menjadi salah satu daya tarik utama kampus ini.

Wisuda ke-18 yang digelar tahun ini menjadi penanda penting: perjalanan panjang PIS telah melahirkan ribuan alumni yang terserap dalam berbagai sektor industri. Pencapaian itu berjalan beriringan dengan Dies Natalis ke-24, yang dirayakan sederhana namun penuh optimisme di tengah transformasi kampus menuju institusi vokasi bertaraf internasional.

Fasilitas kampus pun kian berkembang sejalan dengan meningkatnya jumlah mahasiswa. Aula berpendingin udara, laboratorium terbarukan, ruang kelas modern, hingga lokasi yang berdekatan dengan masjid, rumah sakit, dan pusat kegiatan Kabupaten Serang memberi kenyamanan bagi mahasiswa.

Di luar kampus, lingkungan pendidikan dan wisata religi Kesultanan Banten serta wisata pantai halal menjadi ruang belajar kultural yang tak kalah penting. Namun, nilai lebih kampus ini terletak pada jejaringnya.

Politeknik PIS menjalin kerja sama dengan berbagai institusi vokasi ternama, seperti Universitas Pancasila dan IPB University Vokasi. Tidak berhenti di dalam negeri, kampus ini juga memiliki MoU dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri serta perusahaan multinasional, di antaranya PT CATL produsen baterai terbesar di dunia PT PMA OSS, PT GE, dan industri strategis lainnya.

Kerja sama itu membuka peluang magang dan kerja bagi mahasiswa, memperluas ruang pengalaman mereka hingga ke tingkat internasional. Dengan akreditasi institusi “Baik” serta enam program studi berstatus akreditasi serupa, Politeknik PIS semakin percaya diri mengusung kelas internasional dan program double degree.

Semua ini sejalan dengan spirit Permendiksaintek 39/2025: vokasi Indonesia harus mampu berdiri sejajar dengan lembaga pendidikan global. Di tengah persaingan kampus yang semakin ketat, Politeknik PIS memilih jalur yang tidak banyak ditempuh: menghadirkan kualitas internasional dengan biaya terjangkau.

Di Serang, kampus ini bukan hanya menjadi pilihan, tetapi harapan baru bagi pendidikan vokasi yang inklusif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.  (man)