Bangkalan – Javanewsonline.co.id | Kondisi jalan yang rusak parah di ruas Arosbaya-Tengket mendorong masyarakat setempat untuk mengambil langkah inisiatif. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari memasang poster peringatan, menanam pisang di jalan, hingga membuat konten kreatif untuk menarik perhatian publik dan pemerintah agar segera melakukan perbaikan.

Melalui grup WhatsApp Gerakan Arosbaya Emas, sejumlah tokoh dan warga bersepakat menggalang donasi demi perbaikan jalan secara swadaya. Gagasan ini pertama kali dicetuskan oleh Harisandi Alfarizi, yang dikenal dengan nama Andi Nganlaok atau Andi Puskesmas.
“Ayo kita bantu pemerintah, jangan hanya mengkritik. Mari kita berkontribusi dalam perbaikan jalan ini, terlebih di bulan Ramadan menjelang Idul Fitri,” ujar Andi.
Ajakan ini mendapat respons positif dari warga. Dalam waktu singkat, dana sebesar Rp18.800.000 berhasil dikumpulkan dari berbagai kalangan, termasuk kepala desa, pejabat setempat, tenaga medis, dan masyarakat umum.
Selain penggalangan donasi, perwakilan masyarakat Arosbaya juga mengadakan audiensi dengan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim. Bupati yang baru menjabat beberapa bulan ini mengapresiasi inisiatif warga. Ia menjelaskan bahwa infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah daerah, meskipun sempat terkendala oleh refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19 dan efisiensi anggaran tahun 2025.
“Saya sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat Arosbaya. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur, termasuk membantu gerakan swadaya ini,” kata Lukman Hakim.
Pada Sabtu, 29 Maret 2025, dana yang terkumpul digunakan untuk membeli material seperti kerikil, abu batu, kayu bakar, serta biaya transportasi dan tenaga kerja. Total pengeluaran mencapai Rp18.700.000, menyisakan Rp100.000 yang masih dipegang oleh bendahara, Ustad Marsup.
Selain bantuan dana, Bupati Bangkalan juga memberikan dukungan berupa material tambahan, seperti batu agregat dan aspal, serta alat berat wales. Anggota DPRD Agus Suwito turut menyumbangkan dua dump truk batu agregat.
Komunitas dokter Embong yang aktif dalam kegiatan sosial juga turut berpartisipasi dalam perbaikan jalan ini. Sejumlah warga yang enggan disebut namanya mengapresiasi aksi ini dan berharap gotong royong semacam ini bisa terus dilakukan demi kemajuan Bangkalan.
“Kita tidak harus saling menyalahkan, tetapi bagaimana kita bisa saling membantu untuk kebaikan bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar salah satu warga.
Gerakan ini tidak hanya menunjukkan semangat gotong royong masyarakat, tetapi juga menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di Bangkalan. Perbaikan jalan Arosbaya-Tengket diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam kelancaran mobilitas menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Wahid)

