Kampar – Javanewsonline.co.id |  Ketegangan melanda Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, setelah serangkaian kejadian meresahkan terjadi. Belakangan ini, pemilik kebun di daerah tersebut digemparkan oleh aksi vandalisme yang diduga dilakukan oleh mafia tanah.

Pada hari Selasa 13 Maret 2024, seorang pemilik lahan, Rizal, melaporkan bahwa papan nama di atas lahan kebunnya telah dirusak oleh orang tak dikenal. Hanya tinggal tiang yang tersisa sebagai saksi bisu dari peristiwa tersebut.

Rizal mengungkapkan bahwa ini bukanlah kejadian pertama kali. Sebelumnya, portal pintu masuk kebun sering kali dirusak, kayu hilang secara misterius, dan bahkan ada yang menanam di malam hari tanpa seizin pemilik lahan. “Ini di duga adalah modus mafia tanah dalam membuat pemilik lahan tidak nyaman dan ini sangat meresahkan,” ujar Rizal dengan nada prihatin.

Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah di Provinsi Riau turut angkat bicara terkait kejadian tersebut. Mereka menyatakan bahwa hal ini menjadi perhatian serius, terutama mengingat belum ada tersangka mafia tanah yang berhasil ditetapkan di Desa Rimbo Panjang. “Kami akan melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap motif sebenarnya di balik serangkaian kejadian ini,” tegas seorang anggota tim Satgas.

Dengan maraknya kasus serupa, masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala kejanggalan yang terjadi di sekitar lahan mereka. Di tengah ancaman yang mengintai, kerjasama antara pihak berwenang dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menanggulangi permasalahan mafia tanah yang semakin merajalela di wilayah tersebut.(Erizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.