DONGGALA – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Donggala menyambut baik kolaborasi akademik antara Universitas Tadulako (Untad) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (PPM). Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, S. Pd., M. Si, secara resmi membuka kegiatan ini di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, pada Minggu, 22 Juni 2025.
Kehadiran kedua universitas ternama ini diharapkan dapat mengangkat nama daerah Donggala ke level nasional melalui berbagai program pengabdian masyarakat. Taufik M. Burhan mengungkapkan harapan besar pemerintah daerah agar UGM dapat terus menjalin sinergi dalam pengabdian masyarakat, sehingga ke depan Donggala dapat dikenal luas seperti Banggai Kepulauan.
“Ini akan menjadi bekal mereka nanti ketika selesai di bangku kuliah dan kembali ke masyarakat sudah ada pengalaman dan ilmu yang mereka bisa lakukan,” ujar Taufik M. Burhan, berpesan kepada mahasiswa KKN. Ia juga meminta masyarakat Desa Towale dan Tosale untuk membantu, memfasilitasi, dan mempermudah jalannya kegiatan KKN agar dapat berjalan lancar dan menghasilkan karya nyata.
Fokus Program KKN: Pertanian, Perikanan, Kesehatan, dan Pariwisata
Dosen Pendamping Lapangan KKN UGM, Prof. Dr. Ir. Nizam, M. Sc., PhD., IPU, Asean, Eng, menjelaskan bahwa mahasiswa KKN akan berada di dua desa tersebut selama 50 hari. Mereka akan membawa beragam program pemberdayaan masyarakat, termasuk di sektor pertanian, perikanan, kesehatan, dan terutama pariwisata.
“Ini permintaan dari Kepala Desa, karena potensi pariwisatanya sangat besar,” kata Prof. Nizam. Ia menitip pesan kepada masyarakat agar menerima dan membimbing para mahasiswa seperti putra-putri sendiri. Prof. Nizam juga menyebut bahwa mahasiswa memiliki tugas khusus untuk mencatat berbagai macam budaya masyarakat guna memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng, Andi Rusdin, ST., MT., M. Sc, menambahkan bahwa tema pemberdayaan masyarakat ini akan membantu masyarakat membuat program yang lebih bermanfaat. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian.
“Dengan kegiatan kolaboratif yang kita lakukan antara Untad dan UGM, [kami] memberikan progresif komprehensif, sehingga program yang ada nantinya lebih bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Donggala,” tutur Prof. Andi Rusdin.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemda Donggala, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, atas sambutan meriah, fasilitas yang diberikan, serta pendampingan kepada mahasiswa.
Kegiatan pembukaan KKN ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Sekda Donggala Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S. Pd., SH., M. AP, Kepala PPM Untad Dr. Lukman, M. Hum, Ketua Senat Untad Prof. Dr. Djayani Nurdin, SE., M. Si, Plt dan para organisasi perangkat daerah, Ketua Keagamaan Sulteng, Camat Banawa Tengah, Kepala Desa Towale dan Tosale, dewan adat, serta pengrajin Tenun Sarung Donggala. (Sir)

