Oleh: Irwan

Pemkab OKI memperbaiki pelayanan publik dengan menerbitkan ribuan perizinan secara online dan meningkatkan efisiensi penyerapan anggaran hingga mencapai 17,94% pada April 2024. Tidak hanya itu, upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk peningkatan sarana di rumah sakit dan puskesmas serta program pemantauan ibu hamil Revolusi KIA.

Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Ir. Asmar Wijaya, mendapat apresiasi yang tinggi atas capaian kinerja pertamanya sebagai Pj Bupati. Langkah progresifnya dalam berbagai bidang pembangunan dan pelayanan publik telah menarik perhatian Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pada Kamis (2/5), Asmar Wijaya memaparkan secara rinci capaian kinerjanya selama periode Januari hingga Maret 2024 di Ruang Rapat Utama Itjen Kemendagri Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah M. Refly serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI.

Salah satu fokus utama dari paparan Asmar adalah mengenai pengendalian inflasi. Dalam empat bulan terakhir, Pemkab OKI berhasil menurunkan angka inflasi (year-on-year) dari 4,92 persen pada Januari 2024 menjadi 3,54 persen pada April 2024. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program inovatif seperti program pasar murah Perjaka, Tanam Cabe Serentak (Balap Becak), Gerai Sembako, dan program Bismilah bersama baznas.

Selain itu, Asmar juga menyoroti program-program prioritas lainnya, termasuk upaya percepatan penurunan angka stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrem, dan peningkatan pelayanan kesehatan. Program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS), distribusi paket pangan bagi warga miskin ekstrem, dan program bantuan sosial produktif menjadi beberapa langkah strategis yang telah dilakukan.

Dalam bidang pelayanan publik, Pemkab OKI telah menerbitkan ribuan perizinan pada triwulan pertama 2024, didukung oleh kepastian regulasi dan sistem perizinan berbasis online. Langkah-langkah untuk mempercepat penyerapan anggaran juga telah diterapkan, dengan serapan anggaran mencapai 17,94 persen pada bulan April 2024.

Tidak hanya itu, Pemkab OKI juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan meningkatkan sarana dan prasarana di rumah sakit dan puskesmas, serta melalui berbagai program inovatif seperti program pemantauan ibu hamil Revolusi KIA.

Dengan berbagai pencapaian yang telah diraih, langkah-langkah progresif Pj. Bupati Asmar Wijaya telah mendapat pengakuan positif dari Kemendagri. Keberhasilannya dalam memimpin Pemkab OKI menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.