Makassar – Javanewsonline.co.id | Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad, secara resmi meresmikan masjid baru dan mengukuhkan kepengurusan Majelis Taklim Zam-Zam Al-Qahhar di lingkungan sekolah SMA/SMK Tritunggal 45 Makassar, Sabtu (9/5/2026).

Momen khidmat tersebut diawali dengan prosesi pengguntingan pita oleh Kakankemenag H. Muhammad yang mengenakan peci hitam dan jas formal. Beliau memotong pita hijau menggunakan gunting dengan latar belakang pintu masuk masjid yang terbuka, memperlihatkan interior ruangan yang terang dan nyaman dengan hamparan karpet sajadah.

Dalam sambutannya, H. Muhammad menyampaikan apresiasi yang tinggi serta rasa syukur atas hadirnya fasilitas ibadah dan majelis taklim di tengah-tengah lingkungan pendidikan. Menurutnya, hal ini merupakan investasi amal jariyah yang berharga, yang pahalanya akan terus mengalir.

“Masjid harus menjadi pusat pendidikan, dakwah, pembinaan akhlak, dan kegiatan sosial bagi para siswa dan masyarakat. Peresmian masjid dan pengukuhan majelis taklim adalah hal yang luar biasa, karena keduanya saling melengkapi,” tutur Kakankemenag.

Setelah prosesi peresmian, Kakankemenag yang didampingi oleh stafnya juga memberikan secara simbolis sebuah sertifikat pengukuhan kepada salah satu pengurus baru dari Majelis Taklim Zam-Zam Al-Qahhar.

Kepengurusan Majelis Taklim Zam-Zam Al-Qahhar yang baru dikukuhkan tampak kompak. Hal ini terlihat jelas dalam foto bersama usai acara, di mana sekitar belasan ibu-ibu pengurus mengenakan seragam hijau tua lengkap dengan jilbab putih, berpose rapi di depan masjid. Di antara mereka, terdapat juga beberapa pejabat Kemenag dan tokoh masyarakat yang ikut mendukung pembentukan majelis taklim ini.

Melalui peresmian dan pengukuhan ini, Kementerian Agama Kota Makassar berharap masjid dan Majelis Taklim Zam-Zam Al-Qahhar dapat menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi, memperdalam pemahaman keagamaan, serta menjadi pusat penyebaran nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan SMA/SMK Tritunggal 45 dan sekitarnya (Syarifuddin)