Takalar – Javanewsonline.co.id  | Kabupaten Takalar, kembali meraih predikat sebagai Kabupaten Inovatif dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah (IDI) Tahun 2023 yang dilakukan oleh Badan Smart City dan Kebijakan Nasional (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Capaian prestisius ini menjadi keberhasilan ketiga berturut-turut sejak tahun 2021, menandai transformasi signifikan setelah dua tahun berada dalam kategori kurang inovatif pada 2019 dan 2020.

Pada tahun ini, Kabupaten Takalar berhasil meraih nilai 49,96 dengan kategori Inovatif, menempatkannya di urutan keenam terbesar di regional Sulawesi Selatan, setelah Kota Makassar, Kabupaten Pangkep, Kota Pare-pare, Kota Palopo, dan Kota Lutim.

Bimbingan dan arahan Pj. Bupati Takalar, Dr. Setiawan Aswad, M. Dev. Plg, diakui sebagai faktor kunci dalam kesuksesan ini. Dr. Setiawan berhasil merancang dan melaksanakan program-program inovatif yang telah diadopsi oleh berbagai Perangkat Daerah di Kabupaten Takalar.

“Kami berhasil mendapat predikat ‘Inovatif’ tahun ini, bukan hanya sebagai penghargaan semata, tetapi sebagai hasil kerja keras bersama dalam menumbuhkembangkan budaya inovasi di seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Takalar. Kami berkomitmen untuk terus mendukung lahirnya inovasi-inovasi baru yang akan meningkatkan pelayanan publik di Takalar,” ungkap Pj. Bupati.

Pj. Bupati juga menekankan bahwa inovasi yang dilakukan dapat mempercepat pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk meningkatkan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, dan daya saing daerah.

“Saya berharap, pada penilaian indeks tahun berikutnya, Kabupaten Takalar dapat terus menyampaikan inovasi terbaiknya sehingga peringkat inovasinya dapat terus meningkat,” tambah Dr. Setiawan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Takalar, Drs. Rahmansyah Lantara, M. Si, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pj. Bupati atas komitmen kuatnya dalam mendukung inovasi di Kabupaten Takalar.

“Terima kasih kepada rekan-rekan aparatur atas dedikasinya, khususnya kepada para inovator yang berani keluar dari zona nyaman dan berpikir out of the box. Kami yakin akan muncul banyak inovasi di Takalar pada tahun-tahun mendatang,” ucapnya.

Rahmansyah juga menyoroti beberapa inovasi unggulan Kabupaten Takalar yang telah meraih prestasi dan penghargaan dalam berbagai kompetisi, seperti penilaian IDI, Innovative Government Award (IGA) oleh Kemendagri, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Provinsi Sulsel, dan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Nasional dan KemenPANRB. Kabupaten Takalar terus menunjukkan dedikasinya dalam merintis jalan menuju daerah yang lebih inovatif dan berdaya saing. (Muhammad Rusli/Humas kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.