Tangerang – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang inklusif melalui keterlibatan buruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kamis siang, 21 Agustus 2025, Gubernur Banten Andra Soni membuka Workshop Membangun Integritas Kepemimpinan dalam Serikat Pekerja yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Banten di Hotel Istana Nelayan, Kota Tangerang.
Workshop yang diikuti 132 peserta dari berbagai federasi serikat pekerja ini dihadiri Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) KSPI Jumhur Hidayat, Ketua DPD KSPI Provinsi Banten Dedi Sudrajat, serta Ketua Panitia Puji Sulistyo Tuhu. Acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Andra Soni, menandai dimulainya pelatihan kepemimpinan buruh yang ditargetkan akan digelar setiap tiga bulan sekali.
Dalam sambutannya, Andra Soni memaparkan sejumlah program unggulan Pemprov Banten yang saat ini tengah berjalan. Salah satunya adalah program pendidikan gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SLB swasta. Menurutnya, saat ini sekitar 80 ribu siswa telah menikmati fasilitas pendidikan tanpa biaya tersebut.
“Pendidikan gratis ini kami mulai dari kelas X, dan ke depan akan diperluas untuk kelas XI dan XII,” ujar Andra Soni.
Selain pendidikan, program Pembangunan Jalan Desa Sejahtera Bang Andra menjadi prioritas lain. Program ini bertujuan membuka akses ekonomi desa melalui pembangunan infrastruktur jalan. “Ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan menggerakkan roda perekonomian dari bawah,” tandasnya.
Andra Soni juga menegaskan dukungan Pemprov Banten terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di antaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat. “Kini, di Banten sudah berdiri dua unit sekolah rakyat yang menjadi bagian dari komitmen tersebut,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia meminta doa dan dukungan para buruh agar pelaksanaan program-program pembangunan berjalan lancar. “Buruh adalah ujung tombak pembangunan. Buruh yang sejahtera menandakan perekonomian di Banten maju. Apabila serikat pekerja mampu membangun sinergi, menjaga integritas, serta menguatkan jiwa kepemimpinan, hal itu akan sangat membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” tutur Andra Soni.
Workshop yang digelar DPD KSPSI Provinsi Banten ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kapasitas dan integritas para pemimpin serikat pekerja. Ketua DPD KSPI Provinsi Banten, Dedi Sudrajat, menyebut pelatihan serupa akan menjadi agenda rutin dengan periode tiga bulan sekali.
“Pelatihan ini penting agar pemimpin serikat pekerja mampu berdialog konstruktif dengan pemerintah, memperjuangkan hak-hak buruh tanpa mengabaikan kepentingan bersama,” kata Dedi.
Langkah Pemprov Banten membuka ruang komunikasi dengan serikat pekerja melalui workshop semacam ini menjadi sinyal penguatan hubungan industrial yang lebih harmonis. Dengan fokus pada pendidikan, infrastruktur desa, dan dukungan terhadap program nasional, Andra Soni berharap kontribusi buruh semakin nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang merata. (Eman)

