Indramayu – Javanewsonline.co.id | Forum Bina Lingkungan Kawasan Industri Lombang Limbangan menggelar Aksi Deklarasi, yang berlangsung disekitar proyek pengembangan PT Polytama Propindo, di Jalan Raya Blok Tengkolo Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Senin (25/04/2022).

Ketua Forum Bina Lingkungan Kawasan Industri L2, Taryono mengatakan, Aksi Deklarasi ini merupakan sikap ketegasan untuk menuntut pihak PT Polytama Propindo, untuk lebih memberdayakan masyarakat desa sekitar penyangga (Ring 1).

Masa yang tergabung dalam wadah Forum tersebut menuntut kepada pihak perusahaan yang mengelola bahan biji plastik itu, agar mau melibatkan tenaga kerja dan para pengusaha lokal didalam kegiatan pembangunan proyek pengembangan  PT Polytama Propindo yang saat ini sedang berjalan.

Selain itu, masa yang tergabung dalam Aksi Deklarasi  juga meminta kepada pihak perusahaan, agar mau bertanggungjawab apabila aktivitas pada kegiatan proyek tersebut berdampak pada masyarakat, karena sampai saat ini, pihaknya belum tahu cara menjelaskan dan mensosialisasikan kepada masyarakat setempat mengenai kegiatan yang sedang dikerjakannya.

Sehingga sebagian besar masyarakat masih belum mengetahui ada aktivitas proyek pengembangan yang dikerjakan oleh PT Polytama Propindo.

“Kami bersama masyarakat, dalam wadah Forum Bina Lingkungan Kawasan Industri Lombang Limbangan, mendukung PT Polytama Propindo dengan adanya proyek pengembangan plant perusahaan. Kami juga telah menyaksikan bahwa pihak perusahaan sampai saat ini belum ada cara untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat sekitar. Bahkan, awalnya kami menduga kegiatan proyek tersebut belum ada ijin yang sah, seperti Amdal yang dikeluarkan dari dinas terkait,” jelas Taryono.

Sebagai bentuk rasa kepedulian Forum Bina Lingkungan kepada masyarakat, pihaknya meminta kepada perusahaan, agar lebih terbuka dalam pengelolaan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR). “Berdasarkan hasil kroscek di lapangan, kami mendapat informasi dari masyarakat, bahwa dana CSR yang disalurkan tidak merata dan tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Pihaknya juga berjanji, jika dari pernyataan sikap yang dituangkan dalam aksi deklarasi tidak segera terealisasi, maka Selaku Ketua Forum ia akan menggelar aksi solidaritas yang lebih besar lagi bersama masyarakat sekitar penyangga untuk menyampaikan aspirasinya. (Agus Riyanto) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.