Takalar –  Javanewsonline.co.id |  Penjabat Bupati Takalar, Dr Setiawan Aswad, memperlihatkan komitmen kuat terhadap pengembangan literasi di kalangan pemuda milenial dalam kunjungannya ke Pojok Literasi yang terletak di Kecamatan Sanrobone. Kunjungan ini menandai langkah penting dalam upaya mendukung pendidikan dan budaya literasi di daerah tersebut.

Pojok Literasi ini adalah sebuah ruang baca yang diinisiasi oleh Organisasi Mahasiswa Himaprodi PBSI Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM). Dr. Setiawan Aswad, yang didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Takalar, menyampaikan harapannya bahwa ruang baca ini akan terus berlanjut menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi generasi muda di Takalar.

Dukungan terhadap keberlanjutan Pojok Literasi ini juga melibatkan peran aktif pemerintah desa dan kecamatan. Mereka dianggap sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten dalam memberdayakan dan memfasilitasi para pemuda milenial desa, serta mahasiswa Himaprodi PBSI FBS UNM yang bertindak sebagai pelaksana program ini.

Dr. Setiawan menyatakan, “Kita berharap pojok literasi ini dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya khususnya bagi para generasi muda. Dan menjadi tugas dari pemerintah setempat dan para kader literasi agar program ini terus berlanjut ketika pelaksanan dalam hal ini mahasiswa dari Prodi PBSI FBS UNM ini sudah kembali ke kampus.”

Selain itu, Mahasiswa PBSI FBS UNM Makassar, Wandi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Takalar atas dukungan yang mereka terima terhadap salah satu program kerja mahasiswa kampus tersebut. “Alhamdulillah terima kasih Bapak Bupati Takalar atas bantuan dan dukungan penuh terhadap kegiatan yang kami laksanakan, terutama untuk menggerakkan para SKPD terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan, Pariwisata, dan Pemberdayaan Perempuan, untuk membantu kami selama pelaksanaan program,” tambahnya.

Kunjungan ini menunjukkan betapa pentingnya literasi dalam pengembangan generasi muda dan bagaimana kerja sama antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan organisasi mahasiswa dapat menciptakan perubahan positif dalam pendidikan dan budaya literasi di Takalar. Semoga Pojok Literasi ini menjadi tempat yang berharga untuk memperluas wawasan dan menciptakan generasi muda yang cerdas dan berwawasan luas. (Muhammad Rusli/Humas Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.