Donggala – Javanewsonline.co.id | Sabtu, 9 Maret 2024 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, telah meluncurkan program Pendidikan Kependudukan Jalur Pendidikan Formal sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait isu kependudukan.
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Donggala, Drs. H. La Samudia Dalili, M. Si, membuka kegiatan tersebut pada Jumat (8/3/2024) di Aula Kantor Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Acara ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Donggala Ir. H. Sofyan Dg. Malaba, M. Si, serta Dr. Sitti Chaeriah Ahsan, M. Si, akademisi dari Universitas Tadulako Palu yang juga bertindak sebagai narasumber.
Menurut Sofyan Dg. Malaba, masalah kependudukan mencakup berbagai aspek seperti kualitas, pesebaran, jenis kelamin, mata pencaharian, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, tingkat kesehatan, dan tingkat kesejahteraan. Sementara itu, Sitti Chaeriah menyoroti pentingnya pendidikan kependudukan melalui jalur formal, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
“Sasaran pendidikan kependudukan adalah melalui jalur pendidikan formal (SD sampai dengan SLTA dan Universitas). Pola untuk penyelenggaraan pendidikan kependudukan melalui jalur-jalur tersebut yaitu dengan pola kerjasama atau sistem kerjasama,” kata Sitti Chaeriah.
Dalam upayanya untuk memberikan literasi kependudukan, DPPKB Donggala juga mengadakan diskusi bersama peserta Penyuluh KB dan Kader TPK di tingkat kecamatan. Diskusi ini dipandu oleh Dr. Sitti Chaeriah Ahsan, M. Si, yang memberikan wawasan mendalam tentang permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan amanah kepada DPPKB untuk memberikan literasi kependudukan agar masyarakat sadar akan pentingnya manfaat yang harus disiapkan dan digunakan, serta permasalahan-permasalahan yang harus dihindari dari dampak kependudukan. Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah melalui Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
Kegiatan ini diharapkan dapat merubah sikap dan perilaku masyarakat, membentuk keluarga kecil berkualitas, menyiapkan generasi penerus, memperhatikan hari tua, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta daya dukung alam untuk kehidupan yang berkelanjutan.(Sir)

