TAKALAR — Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Takalar terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi. Bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-80, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Takalar menggelar Gebyar Digitalisasi Peningkatan PAD, Jumat (15/8/2025).

Acara yang dipusatkan di Lapangan Makkatang Daeng Sibali ini berfokus pada sosialisasi dan implementasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menggunakan QRIS. Metode pembayaran digital ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat transaksi pajak bagi seluruh masyarakat.

Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

“Saya mengajak masyarakat Takalar untuk menggunakan QRIS dan mendukung penuh digitalisasi, demi kemudahan dan percepatan layanan publik,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bapenda juga memberikan apresiasi kepada desa, kelurahan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menunjukkan prestasi gemilang dalam penerapan QRIS. Penghargaan ini menjadi bentuk dorongan agar percepatan digitalisasi dapat merata di seluruh wilayah Takalar.

Beberapa penerima penghargaan di antaranya adalah Kelurahan Bulukunyi dan Kelurahan Pattene, yang menjadi juara I dan II dalam realisasi QRIS terbanyak. Sementara itu, Desa Mangindara mendapat penghargaan sebagai desa tercepat lunas pajak, dan Kelurahan Kalabbirang dinobatkan sebagai kelurahan dengan QRIS terfavorit.

Dari sektor OPD, Dinas Kesehatan menjadi yang terdepan dengan realisasi QRIS retribusi terbanyak, diikuti oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di posisi kedua.

Melalui gebyar ini, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong seluruh transaksi retribusi dan pajak daerah agar beralih ke metode pembayaran digital, sejalan dengan visi nasional menuju pemerintahan berbasis teknologi. (Muhammad Rusli DR)