Papua – Javanewsonline.co.id | Wakapolda Papua Brigjen Ramdani Hidayat menyampaikan, kondisi di kota Jayapura aman dan kondusif di tengah isu penjemputan Gubernur Papua Lukas Enembe oleh KPK, Selasa (4/10). Dan Massa simpatisan yang berjaga di kediaman Lukas Enembe juga ditegaskan tak mengganggu ketertiban umum. Situasi aman, semua berjalan dengan baik.

Ramdani Hidayat mengatakan, bahwa sampai saat ini sejumlah massa simpatisan memang masih melakukan penjagaan di kediaman Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Jayapura, Papua. Namun penjagaan itu dilakukan bukan untuk mengganggu masyarakat lainnya. “Memang ada yang jaga, dari pihak Polri belum tahu,” ucapnya.

Brigjen Ramdani menambahkan, penjagaan itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada Lukas Enembe yang merupakan kepala suku besar. Pihak keluarga meminta Gubernur Papua itu tidak keluar dari daerah kediamannya karena sakit. “Pihak dari keluarga gubernur menyampaikan tidak boleh keluar dari daerah itu. Dia secara adat. Kan ini kepala suku besar,” ucapnya.

Menurutnya, polisi di Jayapura juga masih rutin melakukan patroli di sekitar kediaman Lukas Enembe. Hasil patroli tersebut menyatakan kondisi di Jayapura aman dan kondusif. “Polresta Jayapura Kota juga melakukan patroli secara intensif di Distrik Muara Tami maupun di Kota Jayapura aman dan kondusi,”ujarnya.

Dia berharap kondisi ini bisa terus terjaga dengan baik agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan tidak ada gangguan kepada masyarakat setempat. “Kami berharap kondusivitas ini bisa dihadirkan oleh seluruh masyarakat di Tanah Papua. Jaga kondusivitas dan  ketentraman juga kedamaian di papua khususnya kota jayaura,” pungkasnya. (Yoman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.