Bima-Javanewsonline.co.id | Bupati Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Indah Dhamayanti Putri. SE, memberikan bonus pembinaan sebesar Rp. 25 juta untuk para Atlit asal Kabupaten Bima yang meraih mendali Emas pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX yang di selenggarakan di Papua beberapa waktu yang lalu.

“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima merasa bangga atas prestasi yang telah ditorehkan, karena Adrian adalah salah satu atlet cabang atletik yang memiliki prestasi menonjol dan cukup lama bertahan di pelatnas, sejak usia yang masih muda hingga menjadi atlet senior dan mengikuti berbagai kejuaraan baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Bupati Indah saat acara penyerahan bonus kepada para atlit praih mendali PON XX Papua di Pendopo Kantor Bupati Bima, Minggu malam (24/10).
Bupati Indah mengatakan bahwa Adrian merupakan atlit asal Kabupaten Bima yang ikut membela tim dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Andrian adalah atlet peraih medali emas kategori lari gawang 400 meter Putra PON XX Papua.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Indah didampingi Asisten II Setda Ir. Indra Jaya, Asisten III Drs. H. Arifudin HMY dan Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima Zunaidin HI, S.Sos MM menyampaikan bahwa sebagai seorang atlet, Adrian sudah cukup lama meninggalkan Bima untuk mengikuti berbagai pemusatan latihan dan baru kembali usai mengikuti PON XX yang berlangsung di Papua.
“Ini untuk pertama kalinya Andian kembali ke Bima setelah mengikuti pemusatan latihan atlit Pra PON yang di selenggarakan oleh Pemprov NTB, melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB,” terang Bupati Indah.

Bupati Indah yang juga menjabat ketua KONI Kabupaten Bima menjelaskan, tidak semua atlet yang bertanding pada PON meraih prestasi dan mendapatkan mendali, karena hal tersebut tidak mudah, keberhasilan seorang atlet tidak lepas dari andil para pelatih, demikian halnya Adrian sehingga kiprahnya sangat diperhitungkan.
“Terkait pembinaan atlet, kedepan KONI Kabupaten Bima memprioritaskan untuk menyiapkan atlet yang akan diikutsertakan pada PON, memang kondisi saat ini kita kekurangan bibit atlet dan terjadi hampir di semua daerah, karena itu perlu ada event pekan olah Raga mulai dari tingkat Desa khususnya pada cabang olah raga atletik, lompat dan lempar,” urai Bupati Bima. (Teguh BM)

