KH Ahmad Sanusi lahir di Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, pada 18 September 1889 dan Wafat pada 31 Juli 1950, merupakan sosok panutan yang bergelar Ajengan Cicantayan, Gentong atau Ajengan Gunungpuyuh.

Ia adalah tokoh Sarekat Islam dan pendiri Al-Ittahadiyyatul Islamiyah (AAI), sebuah Organisasi yang bergerak dalam bidang Pendidikan, Sosial,
Kemasyarakatan dan Ekonomi.

Pada awal Pemerintahan Jepang di Indonesia, AAI dibubarkan dan diam-diam ia mendirikan Persatuan Umat Islam Indonesia (PUII).

Ia juga adalah pendiri Pondok Pesantren Syamsul Ulum Gunung Puyuh, Kota Sukabumi Jawa Barat.

Selain itu, KH Ahmad Sanusi juga pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPKUPKI) pada tahun 1945.

Maka dari itu, Presiden Joko Widodo memberikan anugerah kepada KH Ahmad Sanusi menjadi Pahlawan Nasional pada 3 November 2022 lalu.

Hal itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Kota dan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, khususnya dan seluruh Bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Ade Dasep Zaenal Abidin (Azda).

Menurut Legislator asal Dapil III, Kecamatan Cibadak, Cicantayan dan sekitarnya ini, ia mengaku sangat bangga dengan penganugerahan sosok KH Ahmad Sanusi menjadi Pahlawan Nasional.

“Kami merasa bangga dengan penetapan ini dan bersyukur,” pungkasnya. (Andi R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.