Jakarta – Javanewsonline.co.id | Suasana keakraban dan nostalgia mewarnai pertemuan para alumni SMA Negeri 2 Padang angkatan 1968 yang menggelar acara “Taragak Makan Basamo” di Restoran Sederhana, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Acara yang dihadiri sekitar 14 orang alumni ini berlangsung hangat dan penuh cerita masa lalu. Meski usia mereka telah melampaui 70 tahun, para alumni tampak bersemangat, saling bertukar kabar, dan mengenang masa remaja di sekolah yang dahulu dikenal sebagai salah satu SMA unggulan di Kota Padang.

Salah satu tokoh yang hadir adalah Halius Hosen, S.H., M.H., mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan Jawa Barat, yang kini menjabat sebagai Penasihat Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Dalam kesempatan itu, Halius Hosen menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa kembali berkumpul dengan teman-teman seangkatan.

“Alhamdulillah, kami semua masih diberi kesehatan. Temu kangen seperti ini penting untuk menjaga silaturahmi di antara kami. Selagi masih sehat, kebersamaan seperti ini harus terus kita rawat,” ujar Halius kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan “Taragak Makan Basamo” bukan sekadar reuni, tetapi juga wujud rasa syukur dan penghargaan terhadap perjalanan panjang persahabatan yang terjalin sejak masa sekolah. Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang tumbuh di antara para alumni merupakan modal sosial yang patut dijaga.

“Kami dulu berjuang bersama di masa muda, sekarang kami ingin tetap saling menguatkan di masa tua. Silaturahmi seperti ini membawa kebahagiaan dan menambah semangat hidup,” kata Halius.

Pertemuan tersebut diisi dengan makan siang bersama khas Minang dan diakhiri dengan doa bersama agar seluruh alumni senantiasa diberi kesehatan dan umur panjang. Para peserta juga bersepakat untuk terus mengadakan pertemuan rutin setiap tahun.

Bagi para alumni SMA 2 Padang angkatan 1968, kegiatan “Taragak Makan Basamo” menjadi lebih dari sekadar nostalgia. Ia adalah ruang untuk mempererat persaudaraan dan mengenang masa muda dengan rasa syukur. Dalam kehangatan siang itu, tawa dan cerita lama kembali menggema—seakan waktu berhenti sejenak di antara sahabat-sahabat lama yang tak pernah kehilangan semangat kebersamaan. (Rijon)