Serang, Javanewsonline.co.id |  Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Banten Al Muktabar melepas jamaah haji kloter 9 Kota Serang di halaman Puspemkot Serang, Selasa (14/5/2024). Dalam sambutannya, Al Muktabar mendoakan agar para jamaah dapat meraih predikat haji yang mabrur dan mabruroh.

“Kita doakan semua, mudah-mudahan dengan segala niat yang ikhlas semata mengharap ridho Allah, para jamaah haji yang akan menggenapkan rukun Islam kelima ini menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ujar Al Muktabar.

Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik. “Di sana juga akan bertemu dengan jutaan jamaah haji dari berbagai belahan negara. Untuk itu, penting bagi kita untuk bersama-sama menjaga nama besar Banten, yang dikenal dengan ketokohannya yang masyhur yakni Syekh Nawawi Al Bantani,” jelasnya.

Al Muktabar berharap, setelah kembali ke tanah air, para jamaah haji dapat menjadi teladan baik bagi keluarga maupun masyarakat sekitar dengan menerapkan konsep ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. “Yang pada akhirnya itu juga akan memberikan dampak lebih luas lagi, baik bagi Kota Serang maupun Provinsi Banten,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kuota haji secara nasional terus mengalami penambahan berkat upaya diplomasi yang dilakukan Presiden dan Wakil Presiden kepada Pemerintah Arab Saudi. “Provinsi Banten dengan jumlah warganya yang mencapai 12 juta lebih, menempati posisi urutan keempat terbesar jumlah jamaah haji yang diberangkatkan,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenag Kota Serang Encep Safrudin Muhyi menambahkan, kuota untuk Kota Serang tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, kuota haji adalah 890 orang, sedangkan tahun ini mencapai 1.070 orang, dengan usia jamaah tertua 89 tahun dan termuda 21 tahun.

“Kita bagi menjadi empat kloter, pertama hari ini kloter 9, kedua tanggal 21 Mei, lalu tanggal 26 Mei, dan terakhir nanti kloter gabungan yakni kloter 64. Yang sekarang diberangkatkan ada 440 jamaah,” tutup Encep Safrudin Muhyi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.