Serang – Javanewsonline.co.id | Sejumlah masyarakat pengguna jalan mengeluhkan aksi demontrasi yang dilakukan oleh organisasi buruh di sekitaran Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) yang memblokir beberapa akses jalan, sehingga aktifitas masyarakat lumpuh total.

Pantauan wartawan media ini, beberapa ruas jalan di blokir oleh para demonstran, diantaranya jalan raya Serang – Pandeglang tepatnya di depan Balai Latihan Kerja (BLK) kawasan Sempu, pengguna jalan dari arah Kota Serang dipaksa untuk memutar arah dan dilarang melitasi jalan tersebut.
Bukan hanya itu pemblokiran jalan juga dilakukan oleh demonstran di jalan Syeh Nawawi Albantani, pengguna jalan tidak bisa melewati KP3B baik yang dari arah Curug, Pakupatan, Cipocok Jaya ke arah Pal Lima, begitu juga sebaliknya, kedua jalur tersebut di tutup total oleh para demonstran.
Akibat aksi tersebut yang paling berdampak adalah para sopir angkutan umum jurusan, Serang – Pandeglang, Serang- Ciomas, Serang – Padarincang dan juga Bus Jakarta – Labuan, Serang – Panimbang karena tidak bisa melewati jalur tersebut.
Salah seorang sopir angkutan perkotaan jurusan Serang – Padarincang Murod, mengaku kesal atas aksi para pendemo yang menutup jalan umum, karena dengan aksi tersebut sangat merugikan orang lain, bukan hanya para sopir angkutan umum, masyarakat juga ikut dirugikan karena terhambat aktifitasnya.
“Boleh saja melakukan unjukrasa, tapi jangan merugikan masyarakat lain, jangan hanya memikirkan perut mereka sendiri, mereka enak meski demo masih mendapat gaji bulanan, kalau kami para sopir kami harus setoran dan juga menafkahi keluarga, kalau jalan di tutup seperti ini dari mana kita dapat uang,” ujarnya kesal.
Ia berharap agar petugas bertindak tegas terhadap para pendemo yang merugikan masyarakat luas, jangan karena memperjuangkan tuntutan dapur mereka tapi tidak memikirkan masyarakat luas yang terdampak penghasilannya karena ulah mereka memblokade jalan umum. (nan/red)

