Jember – Javanewsonline.co.id | Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) Bupati Jember Hendy Siswanto memimpin pelaksanaan apel gelar Operasi Lilin 2021, di Halaman Pemkab Jember pada, Kamis ( 23/12/2021).

Apel pasukan turut dihadiri  Kapolres Jember Arif Rahman Arifin, Dandim Letkol inf Batara c Pangaribuan, DPRD, Dinas perhubungan dan  jajaran Forkompinda.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, amanat dari Kapolri untuk menjadi standar kita semuanya dan lebih-lebih saat ini ada Covid 19, ada yang membedakan dan juga bersamaan Kondisi wilayah Kabupaten Jember, ada bahaya  banjir dan gunung mudah mudahan tidak terjadi apa – apa justru kesiapan yang terpenting dari pasukan yang ada betul betul melaksanakan tugasnya sebaik mungkin.

“Seperti malam tahun baru nanti sekarang di Jember mulai melandai meskipun vaksinnya belum tercapai namun ada klaster ramai beresiko juga bagi kita semua, personil yang di kerahkan 1500 personil untuk menjelang tahun baru untuk penutupan jalan termasuk keramaian seperti alun alun dan pertokoan,” ucapnya.

Bupati berharap pada malam tahun baru lebih baik di rumah saja untuk menjaga kita semua semoga bertahan pada bulan Desember, insyaallah Januari vaksin sudah selesai kabupaten Jember bisa masuk endemi.

Sementara itu Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin menambahkan, terkait penutup jalan mulai  jalan utama alun alun, direncanakan mulai pukul 17.00 wib. dan jam 18.00 wib sudah di tutup total alun alun jember. Kemudian di alun alun lainnya di beberapa kecamatan besar juga akan dilakukan himbauan juga pula penutup jalan.

“Sepanjang masih sesuai dengan aturan yang di keluarkan oleh kementerian, untuk terkait perjalanan darat masih di perbolehkan,” ucapnya.

Lebih lanjut Arif Rahman mengatakan sudah meminta bantuan personil Brimob kurang lebih 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK), untuk upaya stirilisasi antisipasi adanya teror wilayah Kabupaten Jember.

“Insyaallah dengan kesiapsiagaan wilayah Kabupaten Jember, di bantu oleh Kodim dan Brigif saya yakin situasi kondusif. Setiap gereja ada penepatan personil gabungan termasuk saudara kita dari Ormas, untuk setiap pengamanan temapat ibadah menyesuaikan berapa banyak yang melaksanakan ibadah di lokasi Gereja,” tuturnya. (Badri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.