Morowali – Javanewsonlin.co.id | Masyrakat di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali mengeluhkan terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak BBM sehingga aktifitas masyarakat terganggu, kondisi tersebut diperparah dengan ulah para oknum pedagang eceran BBM yang menaikan harga ecereran bensin hingga Rp. 20 ribu perliter.

Kelangkaan BBM tentunya akan berpengaruh pada mobilisasi perekonomian masyarakat, aktifitas masyarakat akan terhambat karena antrian BBM di SBU yang terus mengular, ditambah aksi nakal para oknum penjual BBM eceran yang menaikkan harga BBM diatas kewajaran, menambah deretan panjang beban akomodasi masyarakat.

Saat ini roda perekonomian kembali tumbuh setelah cukup lama dilakukan pembatasan. Hal ini menyebabkan terjadinya permintaan BBM signifikan, bahwa kelangkaan ini lebih disebabkan mulai tumbuhnya perekonomian pasca-pembatasan pandemi Covid-19.

Menurut salah seorang warga Kecamatan Bahodopi, kelangkaan BBM dan melonjaknya harga BBM eceran dapat menimbulkan konflik di masyarakat karenanya masyarakat berharap kepekaan Pemerintah dan aparat terkait untuk menyikapi permasalahan tersebut.

“Kami sudah mengadukan permasalahan kelangkaan dan permainan harga BBM eceran kepada aparat setempat, kita berharap anggota Polsek Bahodopi segera turun kelapangan untuk menindak lanjuti langsung kelapangan agar oknum oknum pedagang BBM eceran yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi segera diberi peringatan, kalau perlu diamankan agar tdk terjadi lagi di lapangan,” ujarnya. (Zaenal Abidin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.