Tuapeijat — Javanewsonline.co.id| Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi membuka kejuaraan berselancar bertajuk “Bupati Cup 1 Surfing Kompetisi” kategori lokal di Homestay Pamaddegat, Sipora Utara, Selasa (19/5/2026). Sektor pariwisata, khususnya olahraga selancar, kini menjadi tumpuan utama pemerintah daerah dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

bersama dengan wabup Jakop Sagurug dan Kadis Pariwisata Aban Barnabar
Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, SE., didampingi jajaran pimpinan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mentawai. Kompetisi ini diikuti oleh 40 peselancar lokal yang berasal dari berbagai wilayah di Mentawai, termasuk perwakilan dari Kota Padang. Kejuaraan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026.
Wakil Bupati Mentawai, Jakop Saguruk, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati yang tengah menunaikan tugas kedinasan di Siberut. Dalam sambutannya, Jakop mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk para sponsor seperti Bank Nagari, BNI, dan BRI, yang telah menyukseskan gelaran ini.

Membuka Bupati Cup1 Surfing Kompetisi Mentawai
di Homstey Paddegat Tuapeijat
Ia menegaskan, Mentawai memiliki modal geografis yang luar biasa berupa ombak terbaik kedua di dunia setelah Hawaii, Amerika Serikat. Potensi internasional ini harus dioptimalkan demi kesejahteraan masyarakat.
“Satu-satunya hasil daerah kita untuk mengejar PAD saat ini adalah dari sektor pariwisata. Keunggulan kita terletak pada ombak yang telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional,” ujar Jakop.
Jakop menambahkan, kesuksesan ajang ini akan membuka peluang Mentawai untuk menjadi tuan rumah kejuaraan selancar tingkat nasional antarwilayah se-Indonesia di masa mendatang.
Menuju Pentas Internasional
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Mentawai, Baban Barnabas, menjelaskan bahwa kompetisi lokal ini merupakan wadah seleksi yang ketat. Dari 40 peserta yang bertanding, nantinya hanya akan dipilih empat pemenang terbaik.
“Empat juara dari kompetisi ini akan kita utus untuk mengikuti ajang Surfing Internasional yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang di Katiet, Sipora Selatan,” jelas Baban.
Dukungan penuh juga mengalir dari legislatif. Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat, menyatakan komitmennya untuk mengawal penganggaran kegiatan serupa di tahun-tahun anggaran berikutnya. Menurutnya, absennya sektor pertambangan di Mentawai harus disiasati dengan memaksimalkan potensi wisata bahari.
“Kita tidak memiliki pertambangan. Modal kita untuk maju dan mendongkrak PAD adalah ombak terbaik nomor dua di dunia ini. Selaku Ketua DPRD, saya mendukung penuh kegiatan ini, termasuk dalam hal penganggarannya nanti,” tegas Ibrani di hadapan para peserta.
Ibrani juga memotivasi para atlet muda Mentawai agar memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan prestasi terbaik secara sportif, mengingat seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk menembus kompetisi dunia. (Rijon)

