Makassar – Javnewonline.co.id | Ratusan guru sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) se-Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, mengikuti seminar pendidikan bertema transformasi digital dan pembelajaran mendalam di era Artificial Intelligence (AI), Senin (18/5/2026).
Kegiatan yang digelar di Auditorium FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar itu diikuti sekitar 250 guru SD dari sekolah negeri dan swasta di Kecamatan Bajeng.
Seminar dibuka Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan harus dipandang sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan ancaman bagi profesi guru.
Menurut dia, guru sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan dasar peserta didik. Karena itu, penguasaan teknologi digital dinilai penting untuk membantu guru menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif.
“Artificial Intelligence dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijak,” ujarnya.
Seminar menghadirkan Direktur Pascasarjana Unismuh Makassar, Prof. Erwin Akib, sebagai pemateri utama. Ia memaparkan berbagai pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dasar, mulai dari penyusunan materi ajar, evaluasi pembelajaran hingga pemetaan karakter belajar siswa.
Menurutnya, konsep pembelajaran mendalam atau deep learning akan berjalan efektif jika guru mampu memanfaatkan teknologi digital secara terarah.
Sementara itu, Dekan FKIP Unismuh Makassar, Dr. H. Baharulla, mengapresiasi semangat para guru yang terus meningkatkan kapasitas diri di tengah perkembangan teknologi pendidikan.
Ia menegaskan FKIP Unismuh siap memperkuat kerja sama melalui pelatihan dan pendampingan implementasi AI di lingkungan sekolah dasar.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr. Ulfa Tenri Batari, mengatakan literasi digital dan etika penggunaan AI menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan.
Menurut dia, guru yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.
Ketua KKG Kecamatan Bajeng, Hamdan, menyebut seminar tersebut diikuti perwakilan dari 39 SD negeri dan swasta. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan praktik penggunaan platform berbasis AI.
Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai penyusunan prompt, penggunaan aplikasi pembelajaran digital hingga pembuatan evaluasi otomatis berbasis kecerdasan buatan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dan sesi praktik pembuatan konten pembelajaran berbasis AI yang dipandu tim dosen FKIP Unismuh Makassar. (Syarifuddin)

