Sambas – Javanewsonline.co.id | Bupati Sambas, H. Satono, menghadiri Rapat Koordinasi Pelayanan Hukum Tahun 2026 yang digelar di Aula Garuda Gedung Pelayanan Terpadu Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi pelayanan hukum antara pemerintah daerah dan instansi vertikal di Kalimantan Barat.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat itu mengangkat tema “Transformasi Layanan Kekayaan Intelektual dan Administrasi Hukum Umum Menuju Pelayanan Prima di Kalimantan Barat”. Tema tersebut menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan hukum yang adaptif, profesional, dan berorientasi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan itu, dilakukan penandatanganan addendum nota kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Selain itu, dilaksanakan pula penandatanganan perjanjian kerja sama bersama 36 perguruan tinggi di Kalimantan Barat guna memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, hukum, dan pembangunan daerah.
Bupati Satono menyambut baik langkah kolaboratif tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci penting dalam menghadirkan pelayanan hukum yang lebih efektif sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sambas juga menerima sertifikat kekayaan intelektual atas dua karya budaya daerah, yakni lagu “Ca’ Uncang” dan “Cik Cik Periuk”. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bentuk perlindungan hukum terhadap warisan budaya lokal agar tetap terjaga dan tidak diklaim pihak lain.
Satono menilai, pengakuan terhadap kekayaan intelektual daerah merupakan langkah strategis untuk menjaga identitas budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kreatif masyarakat. “Kekayaan budaya daerah harus dilindungi karena menjadi bagian dari jati diri masyarakat Sambas dan Kalimantan Barat,” ujarnya.
Melalui kegiatan itu, pemerintah daerah berharap pelayanan hukum dan perlindungan kekayaan intelektual di Kalimantan Barat semakin kuat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Usman)

