Pelalawan — Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Pelalawan menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji melalui penyelenggaraan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin, di Balai Seminai Kabupaten Pelalawan, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan manasik ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan jemaah, baik secara spiritual, fisik, maupun pemahaman teknis pelaksanaan ibadah haji. Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Kementerian terkait, Pelaksana Tugas Kementerian Agama, Asisten I Setda Pelalawan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa manasik haji merupakan sarana pembekalan yang sangat penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara benar sesuai tuntunan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh calon jemaah haji dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah dengan baik, sehingga nantinya dapat menjalankan ibadah secara khusyuk dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Pemkab Pelalawan, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji, termasuk memastikan kesiapan para pembimbing dan petugas yang akan mendampingi jemaah selama di Tanah Suci.

Wabup juga mengingatkan pentingnya kebersamaan dan kepedulian antarjemaah selama menjalankan ibadah haji. Berdasarkan pengalamannya saat menunaikan ibadah haji, ia menekankan bahwa sikap saling membantu, terutama kepada jemaah lanjut usia, menjadi kunci terciptanya suasana ibadah yang nyaman.
“Nilai kebersamaan dan kekeluargaan harus dijaga. Jemaah yang lebih muda diharapkan dapat membantu yang lebih tua, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” tuturnya.
Selain itu, para jemaah diimbau untuk tetap fokus dalam beribadah serta tidak terpengaruh oleh perbedaan kebiasaan yang mungkin ditemui selama berada di Tanah Suci.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek kesehatan jemaah. Petugas kesehatan diminta proaktif dalam memberikan pelayanan, sementara jemaah diimbau untuk terbuka dalam menyampaikan kondisi kesehatannya.
“Pelayanan kepada jemaah, khususnya lansia, harus menjadi prioritas. Jika ada keluhan kesehatan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.
Melalui kegiatan manasik haji terintegrasi ini, Pemkab Pelalawan berharap seluruh calon jemaah dapat berangkat dengan persiapan matang dan menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, serta penuh kekhusyukan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji, sebagai bagian dari pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Adv)

