Serang — Javanewsonline.co.id | Tinawati Andra Soni mengapresiasi kinerja kader posyandu di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, yang dinilai telah menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam layanan kesehatan masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke posyandu setempat, Rabu (17/9/2025).

Dalam sambutannya, Tinawati menekankan peran vital posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar. Ia mengajak seluruh kader agar melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan 6 SPM, antara lain pelayanan ibu hamil, persalinan, balita, hingga gizi masyarakat. “Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat agar manfaat posyandu semakin dirasakan,” katanya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Serang Tifa Hanifa Hanum Najib, Camat Kibin Babay Karnawi, Ketua TPPKK Kecamatan Kibin Gina Tiawati, perwakilan Dinas PMD Provinsi Banten dan Pemkab Serang, Kepala Desa Ciagel M Yunus, serta jajaran tim pembina posyandu dari berbagai tingkatan.

Selain meninjau layanan kesehatan, kegiatan diisi dengan simulasi pelayanan posyandu dan dialog bersama warga mengenai kebutuhan serta kendala di lapangan. Dalam kesempatan itu, Tinawati menemukan keunikan posyandu Ciagel yang memiliki bank sampah dan alat pendaur ulang sampah. Menurut dia, inovasi tersebut dapat menjadi ikon tersendiri sekaligus solusi pengelolaan sampah rumah tangga.

“Inovasi ini bisa diadaptasi oleh daerah lain, terutama di desa dan kelurahan. Posyandu bukan hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tinawati menegaskan akan melaporkan hasil kunjungan kepada Gubernur Banten sebagai pembina posyandu. Ia berharap inovasi pengelolaan sampah di tingkat desa dapat menjadi langkah awal mengurangi timbulan sampah rumah tangga dengan melibatkan peran aktif warga.

Pada kesempatan itu, Tinawati juga menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain paket sembako, perlengkapan anak (kidsware), selimut, kasur, tongkat bantu jalan, hingga bibit cabai. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat desa.

Dengan dukungan pemerintah, kader, dan masyarakat, ia optimistis penerapan 6 SPM di Kecamatan Kibin dapat berjalan optimal. Program tersebut diharapkan memperkuat peran posyandu sebagai pusat layanan terpadu sekaligus mempercepat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Ini langkah nyata memperkuat peran posyandu dan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat,” kata Tinawati. (adpim Prov banten/ Eman)