Kayuagung (OKI) – Javanewsonline.co.id | Mulai tanggal 22 Mei hingga tanggal 27 Mei, atau 6 hari kedepan, Anggota DPRD OKI akan menggelar reses. Kegiatan yang dilakukan secara door to door tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini ditandai dengan kegiatan rapat penjelasan kegiatan reses yang digelar pada Jumat (21/5/2021).
Ketua DPRD OKI, Abdiyanto SH MH mengungkapkan, kegiatan ini sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Walaupun ada pengumpulan massa tidak lebih dari 50 orang dan ada sebagian anggota melakukan door to door untuk menjelaskan aspirasi. “Intinya reses tetap dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.
Dengan menerapkan protokol kesehatan, maka penularan wabah Covid-19 tidak akan terjadi ditengah anggota dewan yang sedang menjalankan tugasnya dilapangan, langsung bertemu masyarakat sesuai dapilnya masing-masing.
Ketentuan kegiatan ini sesuai perundang-undangan akan diberikan waktu maksimal 6 hari, dan tiap hari dimaksimalkan untuk mendapat 2 titik bagi yang mampu, karena semua ada 12 titik dan bagi yang tidak mampu bisa dilakukan 6 titik atau 3 titik sesuai kemampuan mereka.
Abdiyanto berharap, reses ini agar betul-betul dapat menjaring aspirasi masyarakat, dengan bertemu langsung dan menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat, yang nantinya akan dikumpulkan dan menjadi pokok pikiran dewan.
Ditambahkannya, pokok pikiran ini akan menjadi acuan dalam menyusun APBD kedepan. Mudah-mudahan meski ditengah pandemi, pihaknya tetap menjalankan tugasnya dengan baik, mengetahui kebutuhan dan akan memperjuangkannya sesuai bidang dan fungsi masing-masing.
Jadi APBD itu nanti sumbernya dari ketentuan Musrenbang kejalur eksekutif dan reses ini adalah jalur DPRD, nanti hasilnya akan disatukan dan diparipurnakan menjadi pokok pikiran DPRD, lalu disampaikan ke Pemerintah Daerah OKI, selanjutnya akan menjadi salah satu acuan dalam menyusun APBD. “Nanti Pemda melihat hasil Musrenbang dipadukan dan dipilah menjadi skala prioritas,” tandasnya. (Irwan)

