Cilegon  – Javanewsonline.co.id | Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak menyisakan sejumlah pertanyaan publik, terutama terkait pengelolaan sampah usai kegiatan tersebut. Sejumlah pihak mempertanyakan sikap manajemen ASDP Merak yang dinilai belum memberikan klarifikasi secara terbuka kepada media.

Sekretaris Pro Jurnalis Media Siber (PJS) DPC Kota Cilegon, Dede Setiyadi, mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya informasi yang disampaikan pihak ASDP terkait tindak lanjut pengelolaan sampah pasca kegiatan HUT.

“Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak ASDP Merak mengenai bagaimana sampah dari kegiatan HUT dikelola. Hal ini patut dipertanyakan karena menyangkut tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Dede kepada wartawan, Senin (28/4/2025).

Humas ASDP Merak, Ria, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu rilis resmi dan harus melapor ke Koordinator Sekretariat terlebih dahulu. Namun, hingga berita ini diturunkan, tidak ada keterangan lanjutan yang diterima oleh media.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon juga belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait keterlibatan mereka dalam pengawasan pengelolaan sampah dari kegiatan tersebut. Salah satu pejabat DLH menyatakan bahwa pihaknya belum memperoleh laporan atau informasi resmi dari ASDP Merak.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Aliansi Peduli Selat Sunda (APSS), Wawan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ASDP Merak yang telah melakukan aksi bersih-bersih di salah satu pulau sekitar. Namun, ia menyoroti pentingnya kejelasan soal penanganan akhir limbah yang dikumpulkan.

“Penting untuk diketahui, ke mana sampah itu akhirnya dibuang? Apakah melalui proses pembakaran, ditimbun, atau dibuang ke laut? Pengelolaan yang tidak sesuai bisa justru menimbulkan masalah lingkungan baru,” kata Wawan.

Ia juga mendorong agar DLH Kota Cilegon dan DLH Provinsi Banten mengambil peran aktif dalam pengawasan lingkungan, terutama dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak ASDP Merak mengenai tata kelola sampah usai perayaan HUT. Masyarakat dan pemangku kepentingan menantikan klarifikasi agar isu ini tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.(Budi)