Gowa – Javanewsonline.co.id | Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengisi momen libur panjang pasca Idul Fitri dengan menyapa langsung masyarakat. Ia hadir dalam kegiatan Halalbihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bontonompo yang digelar di Masjid Raudhatussalihin, Minggu (6/4/2025), di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Takalar.
Dalam acara tersebut, Darmawangsyah yang dikenal sebagai pemimpin muda dan dekat dengan masyarakat ini hadir bersama Ketua MUI Kabupaten Gowa, KH Abubakar Paka. Ia menyampaikan pentingnya momen Syawal sebagai sarana memperkuat silaturahmi, semangat kebersamaan, dan kepedulian sosial.
“Mari kita saling memaafkan, karena itu bagian dari kekuatan sosial kita,” ujar Darmawangsyah dalam sambutannya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya membangun pola hidup bersih dan sehat sebagai pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Pesan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa yang dikemas dalam gerakan “Gowa Bersama”.
“Gowa Bersama adalah gerakan yang menanamkan nilai kepedulian sosial, gaya hidup sehat, dan lingkungan bersih, yang harus dimulai dari keluarga,” ujar Darmawangsyah.
Ia menilai bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama. Menurutnya, MUI dan para ulama memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pembimbing spiritual, tetapi juga agen perubahan sosial.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan hidup sehat adalah bentuk rasa syukur,” katanya.
Darmawangsyah juga memuji kekuatan solidaritas warga Bontonompo, yang menurutnya dapat menjadi modal besar untuk mendorong kemajuan wilayah. Ia berharap nilai-nilai gotong royong tetap dijaga dan diarahkan pada hal-hal produktif.
Camat Bontonompo, Syahrir, menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk menggerakkan warga demi menyukseskan program Gowa Bersama.
“Semangat partisipatif dalam program ini sejalan dengan arah pembangunan kita. Kami siap mendukung sepenuhnya,” kata Syahrir. (Syarifuddin)

