Pekalongan – Javanewsonline.co.id | Rabu (18/9) – Klub voli Rajawali, yang digagas oleh para mantan atlet voli Kota Pekalongan seperti Manggus, Oncom, Agus, dan Sugiyanto, terus berkembang sebagai wadah pembinaan atlet muda sejak berdiri pada tahun 2022.

Dukungan penuh juga datang dari generasi muda seperti Arif dan Hafidz. Di bawah bimbingan (head coach), Oncom, yang berpengalaman melatih di klub Tunas Pekalongan Putra-Putri sejak 2008 hingga 2017, klub ini berkomitmen melahirkan generasi baru pemain voli berprestasi.
Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, Klub Rajawali telah merekrut 150 anggota aktif, dengan fokus pelatihan pada anak-anak sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Para pendiri klub optimis bahwa Rajawali dapat menjadi wadah untuk melahirkan atlet-atlet unggul yang siap berkompetisi di tingkat regional dan nasional.

Sistem Pendaftaran dan Pelatihan
Pendaftaran anggota Klub Rajawali dilakukan langsung di GOR Jetayu, Pekalongan, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000, yang sudah mencakup seragam latihan (jersey). Selain itu, terdapat iuran bulanan sebesar Rp 70.000. Latihan rutin dijadwalkan tiga kali seminggu, yakni setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Klub ini menekankan pengembangan keterampilan dasar voli bagi anak-anak usia SD dan SMP, memberikan mereka dasar yang kuat untuk berprestasi di masa depan.
Tantangan Sarana dan Prasarana
Meskipun minat masyarakat terhadap Klub Rajawali semakin tinggi, tantangan terkait fasilitas latihan masih menjadi kendala yang harus dihadapi. Klub ini sering kali harus berbagi lapangan dengan klub olahraga lain seperti basket dan futsal di GOR Jetayu. Kurangnya fasilitas latihan yang tetap memaksa Rajawali mencari solusi kreatif, sembari berharap adanya dukungan dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekalongan.
“Kami berharap PBVSI dan KONI bisa membantu mengatasi masalah fasilitas ini, karena kami sangat membutuhkan sarana yang memadai untuk mengembangkan bakat anak-anak,” ujar salah satu pelatih Rajawali.
Target dan Prestasi
Klub Rajawali menetapkan target jangka panjang yang realistis, dengan fokus utama pada pembinaan atlet muda. Dalam beberapa tahun ke depan, Rajawali berharap dapat meraih kemenangan di tingkat karesidenan, baik untuk tim putra maupun putri, khususnya di kelompok pelajar. Melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, Rajawali bercita-cita menjadi pusat pengembangan voli yang diperhitungkan di Pekalongan dan sekitarnya.
Sebelumnya, prestasi voli Kota Pekalongan pernah tercatat di tingkat regional, di mana tim voli putra dan putri berhasil meraih juara dua pada ajang Dulongmas tahun 2017-2018. Keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi Rajawali untuk melanjutkan tradisi prestasi tersebut, dengan membangun generasi baru atlet voli yang siap berkompetisi di masa mendatang.
Dengan segala tantangan yang ada, semangat Rajawali dalam membina generasi muda di dunia voli tetap membara. Upaya mereka untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga di Pekalongan patut diapresiasi, dan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan. (M. Izul Faqih / Budi Santoso)

