Serang – Javanewsonline.co.id | Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh dalam persiapan menyambut arus mudik dan perayaan Idul Fitri tahun 1445 H.
Dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang berfokus pada Pengamanan Idul Fitri, Al Muktabar menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan pelayanan guna menjamin kenyamanan bagi masyarakat.

“Persiapan yang matang menjadi kunci utama agar implementasi langkah-langkah pengamanan dan pelayanan dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya setelah rapat di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (28/3).
Al Muktabar juga menyoroti upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama dalam hal persiapan mudik dan balik lebaran. Dia menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan sebagai faktor kunci kesuksesan.

Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Abdul Karim, memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 lebaran, sementara arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada H+3 lebaran.
Dia juga menyoroti peningkatan sekitar 15 persen dalam arus mudik tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menekankan perlunya peningkatan standar keselamatan lalu lintas di berbagai jalur, termasuk tol dan jalur alternatif ke pelabuhan Merak dan destinasi wisata.
Dalam konteks pengamanan arus mudik dan balik, beberapa aspek menjadi perhatian bersama, termasuk kerja sama lintas sektor, manajemen lalu lintas dan transportasi, serta pelayanan kepada pemudik. Operasi Ketupat Maung Tahun 2024, yang akan berlangsung selama 13 hari mulai tanggal 4 hingga 16 April 2024, akan melibatkan 3.708 personil gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Mereka akan disebar di 36 pos pengamanan, 8 pos pelayanan, dan 7 posko terpadu.
Diharapkan dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang solid, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, serta lancar dalam perjalanan mudik dan baliknya. (man)

