Gowa (Sulsel) – Javanewsonline.co.id | Untuk memberikan informasi yang akurat dan berdasarkan fakta ke publik, terkait kondisi Jembatan Jeneberang atau sering disebut Jembatan Kembar, Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan memantau langsung kondisi terkini mengenai Jembatan Kembar, Rabu (10/3/21) sekira pukul 15.00 Wita.
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya berita hoaks di media sosial setahun lalu, yang mana pemosting membuat narasi bahwa Jembatan Kembar dalam kondisi retak dan roboh, bahkan tidak dapat dilalui oleh pengguna jalan.
Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat, terkait berita hoaks yang sering diviralkan ke media sosial oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, dengan tujuan membuat resah warga Kabupaten Gowa dan masyarakat umum lainnya.
Kasubbag Humas mengungkapkan, dari hasil pantauan berdasarkan info Humas dan fakta kondisi Jembatan Kembar, saat ini dalam keadaan aman, tidak retak dan tidak rubuh. Pengguna jalan juga masih beraktivitas seperti biasanya.
Tidak hanya itu, Kasubbag juga menyampaikan, bahwa situasi dan kondisi bendungan dam bili-bili saat ini mengalami kenaikan, mengingat curah hujan beberapa hari terakhir intens cukup tinggi.
Namun pihak kepolisian dan petugas Pompengan Jeneberang terus melakukan pemantauan, kemudian hasil dari pemantauan itu akan dipublikasikan ke media sosial Humas Polres Gowa untuk masyarakat dengan tujuan agar masyarakat tidak panik dan tidak percaya dengan berita hoaks tersebut. “Kami menghimbau pada masyarakat, agar tetap tenang dan tidak panik, serta lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena dengan tingginya curah hujan, saat ini sangat rawan dari bahaya banjir dan tanah longsor,” tutupnya. (Mir)

